Tampilkan postingan dengan label kumpulan skenario film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kumpulan skenario film. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 November 2010

kumpulan skenario film

CATUT
Karya : Drajat Nurangkoso
Synopsis
Slepas jamaah solat isya di Mushola orang- orang membicarakan kerusaan jalan kampung yang semakin parah karena truk pengangkut kayu Juragan Gober dari hutan Puntuk Kusan. Ambar tokoh pemuda kampung Banjarsari berinisiatip mengajak warga bermusyawarah untuk memperbaiki jalan yang berlobang penuh lumpur. Salah satu warga mengajak melanjutkan musyawarah di tempat Pak Bau.

Ambar mengusulkan pada kegiatan bersih kampung minggu kliwonan untuk menahan truk pengangkut kayu. Maksud dan tujuan serta strateginya dijelaskan secara gamblang. Orang-orang setuju. Pak Bau menyetujui asal tidak menambah masalah warga kampung Banjarsari.

Di warung Mbok Dul yang berada di ujung jalan aspal Desa Tribuana Juragan Gober mendekati Kencrot, mengajak bekerjasama memuluskan pengangkutan kayu dari hutan Puthuk Kusan melewati kampung Banjarsari. Dengan iming-iming imbalan serta sepeda motor beroda tiga Kencrot terpikat membantu menjadi mata-mata gerak gerik masyarakat Banjarsari khususnya Ambar.

Ambar bertemu temannya yang jadi wartawan di depan KUD Wana Lestari. Bersama temannya Ambar melanjutkan perjalanannya ke kota kabupaten menemui pejabat kehutanan menanyakan perihal penebangan hutan oleh Juragan Gober. Tidak satupun pejabat kehutanan yang dapat ditemui karena ada kunjungan menteri kehutanan di Pendopo Kabupaten. Ambar menuju kos kosan Badrun. Menjelang malam mereka pulang bersama.

Sementara itu di rumah Pak Bau warga menunggu kedatangan Ambar, selang beberapa saat Ambar datang berboncengan dengan Badrun. Musyawarah untuk kegiatan bersih kampung minggu kliwonan dilanjutkan dengan rencana pengaturan strategi penyaderaan truk Juragan Bodong. Badrun meminjam motor Ambar mengantar titipan temannya. Di pos kamling tidak jauh dari rumahnya Badrun melihat Kencrot sendirian sedang bertelepon dengan hpnya. Setelah musyawarah selesai Ambar menunggu motor yang dibawa Badrun. Badrun datang dengan tubuh penuh lumpur karena terperosok ke dalam kubangan di tengah jalan dekat pertigaan Sida Makmur.

Kencrot pergi ke kota menemui juragan Bodong yang akan memberi imbalan pembocoran rencana penyanderaan truk pengangkut kayu. Juragan Bodong mengajak Kencrot makan pagi di warung sate pojok alun-alun sambil membisikan siasat yang harus dijalankan Kencrot bila penyanderaan benar-benar terjadi.

Warga kerja bakti bersih kampung Minggu kliwonan. Para lelaki membersihkan saluran air tepi jalan serta menutup lubang-lubang jalan, Ibu-ibu menbuat makanan di rumah Pak Bau. Menjelang siang pak Bau bersama dua orang warga mengambil makannan dan minuman. Di ruang tengah istri pak Bau mengutarakan rasa khawatirnya, ia takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
Warga menanti truk pengangkut kayu yang sudah mulai terdengar suaranya menderu-deru di kajauhan. Ambar mengingatkan untuk tidak melakukan pengrusakan sedikitpun maupun penganiayaan terhadap sopir dan keneknya. Badrun karena semalam tidak ikut mendengar musyawarah dengan darah mudanya memprotes Ambar.

Kencrot sekuat tenaga memacu kendaraannya melewati jalan yang berlubang. Sebelum sampe pos kamling kencrot membelokan sepeda motornya di tempat yang tersembunyi. Selagi warga berteriak-teriak Kencrot dari arah bawah memprovokasi warga untuk membakar truk. Mendengar teriakan Kencrot Ambar berlari mendekati Kencrot kemudian menyeret Kencrot ke pos kamling. Sementara itu warga menggiring truk menuju halam rumah Pak Bau. Ambar, Atmo Jenthir dan Pak Bau meninggalkan kencrot sendirian di pos kamling, tidak lama kemudian Kencrot pulang. Pak Bau dan Ambar mengamankan sopir dan kenek truk ke dalam rumah. Dengan naik ojek sopir dan kenek meninggalkan rumah pak bau .

Juragan Bodong mengutarakan kekecewaannya pada pak lurah karena tidak bisa mengamankan pengangkutan kayu melewati dusun Banjarsari. Dengan mecatut nama pejabat Juragan Bodong dapat meyakinkan bila penebangan hutan itu atas perintah Bupati. Pak Lurah mengutarakan sebab warga menyandera truk bukan karena kayu tetapi karena rusaknya jalan. Solusinya adalah perbaikan jalan utuk memuluskan penebangan hutan. Selang beberapa saat Kencrot datang melaporkan kegagalannya memprovokasi warga untuk membakar truk. Bisik-bisik kencrot tertangkap oleh telinga Pak Lurah. Pak lurah. Pak Lurah menyimpan kecurigaan. Tapi kelihaian Juragan Bodong berbicara dapat meyakinkan Pak Lurah.

Kencrot membusukan karakter Ambar di depan Atmo Jenthir. ambar muncul tiba-tiba. Kencrot salah tingkah. Tau dirinya diprovokasi Atmo Jenthir marah pada Kencrot lalu memukulnya. Ambar melerai. Kencrot berterus terang serta membeberkan semua rencana Juragan Bodong yang akan menebang alas Tutup Ngisor. Ambar menyuruh Atmo Jenthir menceritakan semuanya kepada pak bau . Ambar dan Kencrot menunggu Juragan Bodong dan Pak Lurah di Pos kamling. Mendengar deru suara sepeda motor Pak Lurah Ambar segera bersembunyi di belakang pos ronda.

Juragan bodong terkejut oleh kedatangan Ambar secara tiba-tiba. Perang mulut sampai menjurus kekerasan fisik, Juragan Bodong mencengkeram Ambar. Pak Lurah melerai. Ambar meminta Pak Lurah untuk tidak percaya pada Juragan Bodong. Dari belakang pos kamling wartawan dengan alat rekamnya muncul mengejutkan Juragan Bodong. Juragan Bodong naik pitam mau memukul Ambar dan merebut alat rekam wartawan. Dari arah rumah Pak Bau terdengar suara warga menuju pos kamling. Juragan Bodong lari menuju speda motor, juragan Bodong jatuh masuk kubangan lumpur ditengah jalan tak seorang pun menolongnya.



1. Int. RUANG LUAR MUSHOLA – Malam
Ambar dengan beberapa orang jamaah solat isya berdiskusi membicarakan masalah kerusakan jalan kampung oleh truk pengangkut kayu Juraga Bodong.
2. Ext. JALAN KAMPUNG – Malam
Ambar dengan orang-orang dari mushola berjalan menuju rumah Pak Bau.
3. Int RUMAH PAK BAU – Malam
Ambar mengutarakan rencana musyawarah sabtu malam di rumah Pak Bau untuk membicarakan bersih kampung minggu kliwonan. Pak bau sangat setuju.
4. Int. WARUNG MBOK DUL – Pagi
Juragan bodong membujuk Kencrot menjadi kaki tangannya serta memata matai setiap pergerakan warga Banjarsari terutama Ambar dengan iming-iming imbalan yang sangat menggiurkan
5. Ext. TOKO KUD WANA LESTARI – Siang
Ambar bertemu temannya yang jadi wartawan lalu menceriterakan bagaimana keadaan jalan kampungnya yang rusak parah serta emosi warga.
Berboncengan dengan temannya Ambar menuju kota Kabupaten mau menanyakan perihal penebangan pohon di Puntuk Kusan
6. Ext. DEPAN RUMAH PAK BAU - Malam
Warga resah menunggu Ambar yang belum datang
7. Ext. JALAN KAMPUNG – Malam
Ambar berboncengan dengan Badrun anak pak Bau.
8. Int. RUMAH PAK BAU – Malam
Rencana penyanderaan truk pengankut kayu diutarakan Ambar dengan jelas
9. Ext. DEPAN RUMAH PAK BAU – Malam
Badrun menstater motor menuju rumah teman.
10. Int. POS KAMLING – Malam
Kencrot menelepon Juragan Bodong menceritakan rencana penyanderaan truk oleh warga. Badrun melintas, berhenti sebenter lalu pergi lagi.
11. Ext. DEPAN RUMAH PAK BAU – Malam
Ambar menunggu Badrun di cakruk bawah pohon di halaman Pak Bau. Badrun datang penuh lumupur karena terjatuh di kubangan tengah jalan di pertigaan Sidamakmur.
12. Int. RUMAH KENCROT – Pagi
Istri Kencrot menanyakan kenapa suaminya tidak ikut kerja bakti bersih kampung
13. Ext. HALAMAN RUMAH KENCROT – Pagi
Kencrot menstarter motor mau ke kota
14. Ext. ALUN-ALUN KOTA – Pagi
Kencrot duduk di bawah pohon menanti Juragan Bodong. Juragan Bodong memberi tahu tempat bertemu melalui handphon. Kencrot meninggalkan alun-alun
15. Int. WARUNG SATE – Pagi menjelang siang
Juragan bodong memesan sate. Sambil makan Kencrot menceritakan perihal rencana warga menyandera truk.. juragan Bodong menyodorkan amplop berisi uang sambilmenyuruh Kencrot unutk memprovokasi warga membakar truknya.
16. Ext. JALAN KAMPUNG – Pagi
Warga kerja bakti membersihkan saluran air dan menutup lobang jalan
17. Int. RUMAH PAK BAU – Pagi menjelang siang
Ibu-ibu memasak makanan. Bu bau menemui pak Bau yang baru datang bersama tiga warga mengambil makanan. di ruang tengah bu Bau menyampaikan rasa khawatirnya.
18. Ext. DEPAN RUMAH PAK BAU – Pagi menjelang siang
Tiga orang keluar dari rumah Pak Bau membawa makanan dan minuman
19. Ext. DEPAN POS KAMLING – Siang
Warga makan bersama sambil berceloteh senda gurau. Ada yang menanyakan ketidak hadiran Kencrot.
20. Ext. JALAN KAMPUNG – Siang
Seorang warga berlari dari arah atas mengabarkan kalau truk pengangkut kayu hampir turun.
21. Ext. DEPAN POS RONDA – Siang
Warga berdiri serentak bersiap-siap dengan parng dan cangkulnya. Ambar mengingatkan unutk tidak anarkhis.
Badrun menanykan pada Ambar mengapa tidak boleh menghancurkan truk yang telah merusak jalan kampung. Ambar menjelaskan strateginya, Badrun mengerti.
22. Ext. JALAN KAMPUNG – Siang
Kencrot mengendarai kendaraan dengan tergesa-gesa
23. Ext. DEPAN POS KAMLING – Siang
Warga menghadang truk. Ambar menyuruh sopir membawa truk ke halaman Pak Bau
24. Ext. JALAN KAMPUNG DEKAT POS KAMLING – Siang
Kencrot membelokan motor menyembunyikan di bawah rimbunan pohon tepi
jalan. Kemudian berlari menyusul warga yang sedang menggiring truk sambil meprovokasi warga untuk membakar truk. Ambar membalikan badan menyeret kencrot ke pos kamling
25. Int. POS KAMLING – Siang
Ambar marah pad Kencrot sampai nyaris membantingnya, pak bau melerai. Kencrot ditinggal sendirian di pos kamling kemudian berjalan menuju motornya terus pulang
26. Ext. HALAMAN RUMAH PAK BAU – Siang
Ambar dan Pak Bau mengamankan sopir dan keneknya dimasukan keruumah Pak Bau.
27. Int. RUMAH PAK BAU – Siang
Pak Bau menyuruh anaknya mencarikan ojek untuk mengantar pulang sopir dan kenek truk.
28. Ext. DEPAN RUMAH PAK BAU – Siang menjelang sore
Sopir dan kenek truk keluar dari halaman rumah Pak Bau diteriaki warga.
29. Int. RUMAH PAK LURAH – Malam
Juragan Bodong menyalahkan Pak Lurah yang tidak bisa memuluskan usaha pengangkutan kayu. Pak Lurah menyalahkan Juragan Bodong karena tidak mau mengikuti omongannya untuk tidak merusak jalan.
Kencrot datang melaporkan kejadian penyanderaan kayu serta kegagalannya memprovokasi warga untuk membakar truk. Pak Lurah yang mendengar bisik-bisik Kencrot menjadi penasaran
30. Ext. RUANG DALAM RUMAH PAK LURAH – Malam
Pak lurah mendengarkan pembicaraan juragan Bodong dengan Kencrot menjadi tahu kalau juragan Bodong adalah maling kayu yang mencatut nama Bupati.
31. Int. RUANG TAMU PAK LURAH – Malam
Mendengar suara langkah kaki pak Lurah juragan Bodong menghentikan bisikannya pada Kencrot lalu menyuruh Kencrot membeli rokok.
Wajah curiga pak Lurah dapat dibaca oleh Juragan Bodong, dengan iming-iming imbalan mobil serta meyakinkan bila proyeknya adalah aman serta didukung pejabat Kabupaten juragan bodong membujuk Pak Lurah untuk tetap bekerjasama.
32. Int. RUANG DALAM RUMAH PAK LURAH – Malam
Pak Lurah tidur di kursi panjang memikirkan langkah menjebak juragan Bodong yang telah menipunya. Pak Lurah menelepon Ambar. Ambar menyarankan agar Pak Lurah berpura-pura mau bekerjasama dengan Juragan Bodong
33. Int. POS RONDA – Siang
Kencrot membusukan karakter Ambar pada Atmo jentir. Ambar tiba-tiba muncul mengejutkan Kencrot. Ambar meyakinan Atmo Jentir untuk tidak percata pada Kencrot. Atmo Jentir marah, memukul Kencrot. Kencrot meminta perlindungan pada Ambar. Kencrot menceritakan semua rencana Juragan Bodong. Ambar menyuruh Atmo Jenthir menceritakan rencana Juragan Bodong pada Pak Bau.
34. Int. RUMAH PAK BAU – Siang
Atmo Jenthir menceritakan rencana busuk Juragan Bodong pada Pak Bau. Pak Bau menyuruh Atmo Jenthir mengumpulkan warga untuk diberi tahu rencana busuk Juragan Bodong yang akan datang bersama Pak Lurah.
35. Int. POS KAMLING – Siang Menjelang sore
Kencrot menyampaikan alasan kenapa ia mau diperalat Juragan Bodong. Mendengar deru suara sepeda motor pak Lurah Ambar segera sembunyi di belakang Pos Kamling. Tidak lama kemudian Juragan Bodong tiba di pos kamling menyusul kemudian Pak Lurah.melihat wajah Kencrot yang nampak ketakutan Juragan Bodong kembali meyakinkan dengan membawa-bawa nama pejabat dinas kehutanan serta Bupati.
36. Ext. BELAKANG POS KAMLING – Siang menjelang sore
Wartawan yang bersembunyi bersama Ambar menyuruh Ambar ke pos kamling.
37. Int. POS KAMLING – Siang menjelang sore
Ambar muncul dengan tiba-tiba mengejutkan Juragan Bodong dan Pak Lurah. Terjadi perang mulut. Juragan bodong mau memukul Ambar dilerai Pak Lurah. Wartawan muncul dari belakang pos kamling dengan alat rekaman. Juragan bodong semakin naik pitam. Pak lurah yang ingin melerai terdorong sampai jatuh.
38. Ext. JALAN KAMPUNG – Siang menjelang sore
Atmo Jentir berteriak-teriak bersama warga yang lainya keluar dari halaman rumah Pak Bau menuju pos kamling. Juragan Bodong lari menuju sepeda motor. Karena tergesa-gesa Juragan Bodong jatuh sepeda motornya terperosok lubang berlumpur di tengah jalan. Juragan Bodong teriak minta tolong. Warga berlalu pergi.








CATUT
Skenario
Drajat Nurangkoso
FADE IN :
Suasana malam perkampungan di tepi hutan, suara angin dan burung malam ...sinar lampu berkedip- kedip dari kejauhan, rumah-rumah penduduk yang sederhana....dan mushola tua dengan jamaah sholat isa yang khusu....FADE OUT.
DISSOLVE TO :
1. Int. RUANG LUAR MUSHOLA – Malam
FULL SHOT. Ambar dengan beberapa orang jamaah sholat Isya berdiskusi di ruang depan mushola, jamaah lainnya keluar dari mushola.
CUT TO :
GROUP SHOT
AMBAR
Jalan kampung kita semakin rusak
CLOSE UP
` KARWAN
Sudah saatnya kita bertindak. Jalan kita tidak untuk truk besar
CUT TO :
GROUP SHOT
DIRUN
Sekarang kan hari Jumat.......
KARWAN
Jum`at manis
AMBAR
Eh,...apa iya...berarti minggu besok Pon?
KIMIN
Ah tidak terasa sudah selapan hari, rasanya baru kemarin kita kerja bakti bersih kampung
AMBAR
Kalao begitu, rembugannya kita pindah ke tempat Pak Bau saja setuju?
KARJO
Apa pak Bau di rumah, wong tadi tidak kelihatan berjamaah
DIRUN
Ada........ Tadi waktu saya berangkat kelihatanya ada tamu jadi tidak ikut jamaah sholat Isya.
KIMIN
Apa anak gadisnya yang sekolah di Jogja di rumah mas?
AMBAR
Lho kok........
CLOSE UP
KIMIN
Ndak lho mas, jane cocok. Bagus sama cantik
AMBAR
Ah, sampean…senengnya saya senebnya dia….mangga kita ke rumah Pak Bau saja.
Mereka berdiri, satu persatu keluar dari mushola…FADE OUT
2. Ext. JALAN KAMPUNG – Malam
Ambar dengan orang 4 warga berjalan menuju rumah Pak Bau menembus gelap malam...FADE OUT
FADE IN..Grumbul rumah penduduk sampai rumah pak bau
CUT TO :
3. Int RUMAH PAK BAU – Malam
FULL SHOT.Ambar dan 4 warga duduk di risban berhadapan dengan Pak Bau. Bu Bau menyuguhkan kopi d
an makanan kecil .
AMBAR
Tadi Tidak kelihatan di mushola makanya kami ke rumah. Maaf mengganggu. Apa sedang kurang sehat?
OVER THE SHOULDER SHOT
PAK BAU
Tidak, tadi ada tamu katanya orang Tasik
CLOSE UP
AMBAR
Orang Tasik?......
MED. LONG SHOT
KARWAN
Kok aneh, Pak Bau tidak pernah kenal dengan orang itu sebelumnya?
PAK BAU
Tidak, kenal ya baru tadi. Katanya motornya macet karena masuk kubangan lumpur di atas pertelon sidamakmur.
AMBAR
Oh.... ... orang Tasik.....
CLOSE UP
PAK BAU
Mas Ambar tau ?
AMBAR(V.O)
Tanya tentang kayu?, rambutnya gondrong, tidak pake kumis, badanya….
PAK BAU
Seperti Mas Ambar........
CUT TO :
CLOSE UP
DIRUN
Intel Polres ya mas?
GROUP SHOT
AMBAR
Benar….ndak perlu khawatir wong kita tidak punya salah kok. Berarti laporan saya sudah masuk
KARWAN
Laporan?......................
CLOSE UP
AMBAR
Ya, laporan tentang maling kayu yang bikini rusak jalan kita

KIMIN
Apa bukan karena omongan kita diwarung Mbok Dul didengar orang lalu ada yang sampai? Hati-hati lho mas Sekarang duit adalah raja semua bisa dibeli, kehormatan juga bisa dibeli bahkan hati nurani.
MED. LONG SHOT
PAK BAU
Rencana apa?
AMBAR
Begini pak. Besok bersih kampung mingu kliwonan sekalian menghadang truknya Juragan Gober.
PAK BAU
Apa tidak bahaya, apa nanti tidak menjadikan kita kerepotan sendiri, percuma melawan orang punya duit. Kita bersihkan dan urug saja comberan di jalan kita.
KARJO
Percuma kalau kita hanya mengurug lubang jalan tanpa menghentikan penyebab rusaknya jalan. Pak bau, usul Ambar perlu kita pikirkan masih ada waktu dua hari.
CLOSE UP
PAK BAU
Saya tidak ingin seperti berita di TV. ….eh Mas Ambar kan tau ya kalao maling-maling kayu itu bekingannya para pejabat, terus apa kita nanti tidak sengsara sendiri?
GROUP SHOT
AMBAR
Tidak mesti pak, kadang ada yang hanya mencatut nama pejabat …itu hanya trik agar orang kecil seperti kita diam.
PAK BAU
Jadi rencana kita bagaimana?
AMBAR
Saya sudah tanya sama teman, tidak apa-apa menahan truk asal jangan ada pengrusakan dan penganiayaan. Oleh karena itu saya dan teman-teman kesini memberi tahu bila malam minggu nanti warga kumpul di rumah pak Bau.
KIMIN
Agar kita kompak tidak ada yang merusak.
CLOSE UP
DIRUN
Tidak keberatan kan ?...pak Bau setuju ?
PAK BAU
Saya manut apa keputusan warga besok
AMBAR
Kalo begitu kami pamit, sudah larut malam
Ambar dan 4 warga berpamitan..FADE OUT
FADE IN. Suasana pagi dengan aktifitas warga kampung pinggir hutan. Jalan kampung yang rusak parah penuh dengan lobang dan comberan..sampai warung mbok Dul di batas desa..
4. Int. WARUNG MBOK DUL – Pagi
IN FRAME. Kencrot masuk membawa bungkusan, Mbok Dul sedang menggoreng pisang.
KENCROT
(Meletakan bungkusan di atas meja)Yu, ini kamirnya. 25 biji
CLOSE UP
MBOK DUL
Letakan di atas meja saja. Tolong ditutup lagi, lalatnya minta ampun…

DISSOLVE TO :
Juragan Gober memarkir sepeda motor di depan warung
CUT TO : 4
IN FRAME. masuk ke warung lalu duduk di sudut.
JURAGAN GOBER
Gasik mas.....jam berapa mulai masaknya?
Kencrot membalikan badan
KENCROT
Biasa jam 3. mau kemana bos pagi-pagi sudah di sini?
JURAGAN GOBER
Jalan-jalan, cari-cari info...mas Kencrot mau kemana lagi?
OVER THE SHOULDER SHOT
KENCROT
Naik...... Semua kue sudah saya antar
JURAGAN GOBER
Duduk dulu kita ngopi. Tidak ada acara lain kan?
GROUP SHOT
Kencrot mengambil tempat duduk berhadapan dengan Juragan Gober
JURAGAN GOBER
Jam 3 sudah bangun....nyari duit memang susah ya?
KENCROT
Beginilah orang kecil. Kalo bos kan batuk saja keluar duitnya
JURAGAN GOBER
(tertawa) Kamu mau apa duit dari saya?, saya ada pekerjaan untuk mu kalao mau lho...
KENCROT
Nebang kayu saya tidak bisa
JURAGAN GOBER
Tidak..saya juga tahu, kalo kamu nebang kayu siapa yang mengantarkan kue. Kamu saya jadikan orang saya..pegawai lepas…
KENCROT
Pegawai lepas….maksudnya bos?
JURAGAN BODONG
Untuk sampingan saja. Jadi kerjanya ya bila ada perintah dari saya. Kalau mau saya pegangi hp sekalian.
KENCROT
Tugasnya..
ZOOM IN Juragan Gober merogoh saku lalu mengeluarkan hp.
MED. SHOT
JURAGAN GOBER
Ringan. Seringan hp ini.. tugas kamu melaporkan kalo bisa ikut mengamankan truk kayu saya yang melewati dusun Banjarsari
KENCROT
Jadi......
JURAGAN GOBER
CLOSE UP
Kalo bahasa kethoprak jadi telik sandi, kerenya spionase
KENCROT
Saya kerjanya memata matai begitu?
JURAGAN GOBER
Ya...begitu..mudahkan? kamu tidak usah khawatir ini rahasia kita.
Perbincangan juragan Gober dan Kencrot masih berlangsung...FADE OUT
5. Ext. TOKO KUD WANA LESTARI – Siang
FULL SHOT. Ambar memarkir sepeda motor di depan KUD Wana Lestari. Dari arah dalam keluar wartawan teman Ambar.
ZOOM IN
AMBAR
Meliput mas.............?
WARTAWAN
Tidak....... Cuma ada perlu dengan paman ......... ngantar motor
AMBAR
Kapan jadi meliput di kampungku, besok minggu acara bersih kampung........( Ambar berbisik ) sekalian mau ada penghadangan truk kayunya Juragan Gober.....
WARTAWAN
Oh....bagus...besok aku mau datang untuk melihat seberani apa pemuda Banjarsari...
AMBAR
Baiknya saya bagaimana?
WARTAWAN
Nyoba tanya orang di kehutanan dulu, apa Juragan Bodong punya ijin apa tidak.
AMBAR
Yuk bareng.....mau ke kota kan?.....kebetulan saya bawa helm dua
Ambar dan wartawan berboncengan naik sepeda motor.FADE OUT
FADE IN..malam di pedukuhan Banjarsari, sudah banyak yang datang musyawarah bersih kampung

6. Ext. DEPAN RUMAH PAK BAU - Malam
FULL SHOT. Warga resah menunggu Ambar yang belum datang,.ZOOM IN Atmo Jenthir mencoba menghubungi Ambar dengan ponselnya.
ATMO JENTHIR
Ah....hpnya juga tidak aktif.....
PAK BAU
Sabar saja.....kita berdoa saja semoga tidak ada apa-apa, ditunggu di dalam saja
DISSOLVE TO :
7. Ext. JALAN KAMPUNG – Malam
MED. SHOT. Ambar berboncengan dengan Badrun anak pak Bau menembus pekatnya malam serta berhati-hati menghindari lubang di jalan.
CUT TO :
8. Int. RUMAH PAK BAU – Malam
IN FRAME. Ambar masuk rumah pak Bau. FULL SHOT Ambar duduk disebelah Atmo Jenthir.
AMBAR
Maaf saya terlambat, nunggu Badrun latihan Pramuka, sampai di mana?
IN FRAME. Badrun pinjam kunci motor Ambar sambil membawa bungkusan
BADRUN
Pak... saya ngantar ini dulu ke tempat teman
PAK BAU
Ya.....Hati-hati pake motor orang.......Tadi sudah saya jelaskan pada semua warga bila besok minggu pon bersih kampung.....
AMBAR
Saudara-saudara besok setelah makan bersama jangan pulang dulu kita tunggu truk kayu itu. Jangan ada yang merusak.
CUT TO :
CLOSE UP
ATMO JENTHIR
Apa tidak bahaya................?
OVER THE SHOULDER SHOT
AMBAR
Saya rasa tidak apa-apa asal kita jangan sampai merusak atau menganiaya. Kita menahan truk karena merusak jalan kampung kita.
CLOSE UP
PAK BAU
Jadi saudara-saudara semua sudah paham ya rencana besok?
WARGA
Paham.........
DISSOLVE TO :
9. Ext. DEPAN RUMAH PAK BAU – Malam
Badrun menstater motor meninggalkan halaman . FADE OUT.
10. Int. POS KAMLING – Malam
MED LONG SHOT.Kencrot menelepon. Badrun melintas,lalu berhenti di dekat pos kamling
BADRUN
Lho kok sendirian di sini kang...ndak ikut rembugan?
KENCROT
Anu.....agak mules ndak enak kentut terus......
DISSOLVE TO :
11. Ext. DEPAN RUMAH PAK BAU – Malam
FULL SHOT.Ambar menunggu Badrun di cakruk bawah pohon di halaman pak Bau. IN FRAME Badrun datang penuh lumpur. Ambar turun menghampiri Badrun
AMBAR
Lho...kok kaya medi sawah...jatuh dimana?
Pak Bau mengarahkan senter dari arah pintu
PAK BAU
Apanya yang sakit?...motornya rusak?
CLOSE UP
BADRUN
Tidak apa-apa..........motornya kotor banget ..saya cuci dulu ya mas?
Ambar membuka hp. Ada sms masuk
AMBAR
Besok saja. Motornya saya tinggal….saya jalan kaki ke rumah Atmo.... pemuda pada kumpul…oh iya tadi saya pinjam cas, saya letakan di meja….saya pamit dulu pak….Asalamuallaikum..
PAK BAU + BADRUN
Wangalaikum sallam………
IN FRAME Ambar menembus gelapnya malam, Pak Bau dan Anaknya mendorong motor masuk ke rumah. FADE OUT
12. Int. RUMAH KENCROT – Pagi
FUUL SHOT Ibu Kencrot mengikat dus berisi kue.
IBU KENCROT
Jangan lupa setelah mengantar kue segera pulang, sekarang Minggu Pon.....
KENCROT
Saya ada perlu sedikit mau ke kota. Ndak berangkat kan ndak apa-apa, toh ibu sudah urun makanan...
IBU KENCROT
Karepmu....yang penting ibu sudah mengingatkan.

DISSOLVE TO :
13. Ext. HALAMAN RUMAH KENCROT – Pagi
Kencrot menstarter motor keluar dari halaman rumah menyusuri jalan berlobang. FADE OUT
14. Ext. ALUN-ALUN KOTA – Pagi
MED. LONG SHOT. Kencrot duduk di bawah pohon Beringin.ZOOM IN Kencrot mengambil handphon di saku celananya. OUT FRAME. Kencrot meninggalkan alun-alun

DISSOLVE TO :
15. Int. WARUNG SATE – Pagi menjelang siang
FULL SHOT. Juragan bodong memesan sate. Juragan Bodong menyodorkan amplop berisi uang ZOOM IN berbisik pada Kencrot
JURAGAN BODONG
Terimakasih informasinya.......(menggeser amplop di atas meja ke depan Kencrot) ini untuk beli pulsa....
CLOSE UP. Kencrot nampak canggung.
CUT TO :
CLOSE UP
JURAGAN BODONG
Tugas selanjutnya......nanti kalo warga jadi menyadera truk kamu ajak warga untuk membakar truk
OVER THE SHOULDER SHOT
KENCROT
Lho.....maksudnya ...........
CLOSE UP
JURAGAN BODONG
St......jangan keras keras.....ini strategi....saya senang bila truk saya dibakar....kamu pancing emosi warga untuk merusak...nah akhirnya mereka tergolong kriminal....itu baru bagiannya Polisi
Kencrot manggut-manggut tanda mengerti....FADE OUT
FADE IN. Suasana pagi warga mulai berdatangan dengan membawa alat cangkul dan sabit untuk kerja bakti bersih kampung. FADE OUT:
16. Ext. JALAN KAMPUNG – Pagi
FULL SHOT.Warga kerja bakti membersihkan saluran air dan menutup lobang jalan
DISSOLVE TO :
17. Int. RUMAH PAK BAU – Pagi menjelang siang
FULL SHOT.Ibu-ibu memasak makanan. CUT TO Bu bau menemui pak Bau yang baru datang bersama tiga warga mengambil makanan. di ruang tengah.
BU BAU
Pak, hati saya kok ndak enak ya....
PAK BAU
Tidak usah khawatir, berdoa saja tidak terjadi apa-apa pada warga kita. Aku percaya sama Ambar ...dia cukup perhitungan.....sudah masak makannannya?
BU BAU
Sudah, tinggal mbawa.
CUT TO :
18. Ext. DEPAN RUMAH PAK BAU – Pagi menjelang siang
Tiga orang keluar dari rumah Pak Bau membawa makanan dan minuman
FADE IN
19. Ext. DEPAN POS KAMLING – Siang
FULL SHOT. Warga makan bersama sambil berceloteh senda gurau.
DISSOLVE TO :
20. Ext. JALAN KAMPUNG – Siang
MED. LONG SHOT. Atmo Jenthir berlari dari arah atas mengabarkan kalau truk pengangkut kayu hampir turun. Terdengar suara raungan kendaraan
ATMO JENTHIR
Sedang turun.....sedang turun.....truknya sedang turun......
DISSOLVE TO :
21. Ext. DEPAN POS RONDA – Siang
FULL SHOT. Warga berdiri serentak bersiap-siap dengan parang dan cangkulnya. Ambar mengingatkan untuk tidak anarkhis.
CUT TO :
AMBAR
Ingat ya...kita tidak boleh merusak dan menganiaya....
WARGA
Siap.........
GROUP SHOT
Badrun mendekati Ambar
BADRUN
Kenapa kang ....? bukankah truk itu yang bikin rusak jalan kita.....
AMBAR
Benar Drun....tapi kita harus waspada dan perhitungan.
CLOSE UP
BADRUN
Bukankah ini saatnya kita habisi maling-maling kayu itu kang?
AMBAR
Maling kayu bagiannya polisi, kita menahan truk yang membuat jalan rusak...ini strategi.....
BADRUN
Strategi?......
Ambar mebisiki Badrun, Badrun manggut-mangut. FADE OUT
22. Ext. JALAN KAMPUNG – Siang
MED. LONG SHOT.Kencrot mengendarai kendaraan dengan tergesa-gesa
DISSOLVE TO :
23. Ext. DEPAN POS KAMLING – Siang
FULL SHOTWarga menghadang truk.MED. SHOT. Ambar menyuruh sopir membawa truk ke halaman Pak Bau.
AMBAR
Tolong sampean mundur bawa truk ini ke halama Pak Bau
Sopir manggut-manggut tanda mengerti. FULL SHOT. Warga mengelilingi truk sambil teriak-teriak. CLOSE UP pak Bau dan Atmo Jenthir mewaspadai setiap gerakan warga yang akan merusak.
CUT TO :
24. Ext. JALAN KAMPUNG DEKAT POS KAMLING – Siang
FULL SHOT. Kencrot membelokan motor menyembunyikan di bawah rimbunan pohon tepi jalan, kemudian berlari menyusul warga yang sedang mengiring truk sambil meprovokasi warga untuk membakar truk.
KENCROT
Bakar....bakar...kita bakar saja perusak jalan kita.....
MED. LONG SHOT. Warga berhenti. Menoleh kebelakang., truk terus mundur.ZOOM IN Ambar membalikan badan mengadang Kencrot menyered Kencrot ke pos kamling
CUT TO :
CLOSE UP
AMBAR
Jaga mulutmu....kamu jangan membuat kaco
KENCROT
Apa hakmu melarangku......bakar saja..bakar....
AMBAR
Bisa dibilangi tidak.....kamu maunya apa?

DISSOLVE TO :
Atmo Jenthir dan Pak Bau menuju pos kamling.
25. Int. POS KAMLING – Siang
MED. SHOT.Ambar marah pada Kencrot
KENCROT
Mengapa kalian manut sama Ambar......Lik Atmo coba pikir...mengapa Ambar melarang membakar truk yang sudah merusak jalan kita....mengapa dia marah pada saya.....jangan-jangan dia sudah diberi makan oleh Juragan Gober...
FULL SHOT Ambar naik pitam, merangsek pada Kencrot, pak bau dengan sigap melerai hampir terbanting .
ATMO JENTHIR
Sabar...sabar mas Ambar....sabar....biarkan kencrot ngoceh tak ada yang percaya....
Atmo Jenthir mencekeram krah baju Kencrot lalu menghempaskan ke bambu tempat duduk di pos kamling itu. Kencrot cengar-cengir ditinggal sendirian. FADE OUT
26. Ext. HALAMAN RUMAH PAK BAU – Siang
FULL SHOT.Ambar dan Atmo Jenthir mengamankan sopir dan keneknya dimasukan ke rumah Pak Bau. Satu dua warga ada yang melempari sopir truk.
DISSOLVE TO :
27. Int. RUMAH PAK BAU – Siang
MED. SHOT. Pak Bau menyuruh Badrun mencarikan ojek untuk mengantar pulang sopir dan kenek truk.
PAK BAU
Panggilkan Sobar suruh ngantar pak supir ke jalan aspal
AMBAR
Kalao Kang Sobar tidak ada coba ke rumah Si Gus
Badrun keluar rumah. FADE OUT.
28. Ext. DEPAN RUMAH PAK BAU – Siang menjelang sore
FULL SHOT. Ojek masuk halaman pak Bau.. Sopir dan kenek truk keluar dari halaman rumah Pak Bau diteriaki warga.
CUT TO :
PAK BAU
Kalian boleh pulang, kalao ada apa-apa nanti biar Atmo ngabari
Warga meninggalkan halaman rumah pak bau. FADE OUT
FADE IN. Rumah pak Lurah
29. Int. RUMAH PAK LURAH – Malam
MED. SHOT. Juragan Bodong duduk berhadapan dengan Pak Lurah secangkir kopi dan makanan ringan terhidang di meja.
JURAGAN BODONG
Pak lurah bagaimana si, masa sama anak kemarin sore saja kalah
CLOSE UP
PAK LURAH
Kalah.......
GROUP SHOT
JURAGAN BODONG
Buktinya truk saya disandera oleh Ambar....apa pak lurah tidak malu pak Bupati sendiri yang turun tangan?
CLOSE UP
PAK LURAH
Sampean jangan salah, bukan Ambar yang menyandera...tapi warga yang kesal karena jalannya sampean rusak..
CUT TO :
CLOSE UP. Juragan bodong terkejut.
JURAGAN BODONG
Jadi warga menyandera truk bukan karena kayu....tapi karena jalan( tertawa )

OVER THE SHOULDER SHOT
PAK LURAH
Begitu yang saya tahu, coba sampean manut saya untuk membantu warga membawa batu ketika naik kan jadi tidak runyam begini.
CUT TO :
MED. LONG SHOT
JURAGAN BODONG
Tidak ada yang runyam dalam kamus hidup saya pak lurah...masalah jalan itu soal kecil...saya akan bilang pak Bupati untuk mengaspal seluruh dusun di desa ini tidak cuma Banjarsari.....saya kepercayaannya Bupati......
IN FRAME. Kencrot masuk bersalaman dengan juragan Bodong dan pak Lurah, duduk dekat Juragan Bodong. OUT FRAME. Pak lurah ke dalam .
CUT TO :
GROUP SHOT
JURAGAN BODONG
Bagaimana kok tidak berhasil?
KENCROT
Maaf Bos, saya tidak bisa mengalahkan pengaruh Ambar
JURAGAN BODONG
Tidak apa-apa. Sekarang kita jalankan strategi ke dua. Suruh orang-orang menurunkan kayu dan menyimpan di rumahnya, siapa yang mau akan mendapat imbalan dan juga kayu itu menjadi miliknya......
KENCROT
Lho...saya malah menjadi tidak mudeng Bos.
JURAGAN BODONG
Sudah......jalankan saja
DISSOLVE TO :
30. Ext. RUANG DALAM RUMAH PAK LURAH – Malam
CLOSE UP Pak lurah mendengarkan pembicaraan juragan Bodong dengan Kencrot mengendap di balik pintu ruang dalam.
CUT TO : 29
31. Int. RUANG TAMU PAK LURAH – Malam
FULL SHOT Bodong menghentikan pembicarannya, membetulkan duduknya lalu menyuruh Kencrot membeli rokok.
KENCROT
Rokok apa Bos......?
CLOSE UP Juragan Bodong menunjuk bungkus rokok di atas meja. MED. SHOT Pak Lurah berdiri wajahnya nampak berubah.
JURAGAN BODONG
Tenang pak lurah....semua aman terkendali....pokoknya bila semua kayu sudah pindah ke pengergajian saya...pak lurah tinggal mau naik mobil apa...tinggal bilang
PAK LURAH
Saya tiba-tiba ndak enak badan...
JURAGAN BODONG
Masuk angin pak?...kalo begitu saya pamit...oh iya pak..saya jamin tidak ada yang perlu dibingungkan.....semua aman....Bupati di belakang saya.
PAK LURAH
Tadi saya dengar sedikit wartawan dan polisi disebut-sebut Kencrot
JURAGAN BODONG
Pak lurah....sudah terlanjur basah ya mandi sekalian....
PAK LURAH
Jadi.....
JURAGAN BODONG
Maksud saya untuk menghindari masalah sampai ke kayu dan saya bisa memikirkan pengaspalan jalan, pak Lurah harus bisa mengajak warga untuk bekerja sama.
CLOUSE UP
PAK LURAH
Kerjasama seperti dengan Kencrot? Saya suruh mengorbankan warga untuk tameng sampean?
MED. LONG SHOT
JURAGAN BODONG
Ah...ya tidak to pak lurah.....saya cuma membutuhkan warga untuk menyimpan kayu yang ada di truk itu di rumah masing-masing
PAK LURAH
Sampean bisa dipercaya...?
JURAGAN BODONG
Saya profesional pak.....mohon dipikirkan tawaran saya...saya pamit...selamat malam pak.
Juragan bodong bersalaman lalu keluar rumah. Pak lurah mengantar smpai pintu. FADE OUT
32. Int. RUANG DALAM RUMAH PAK LURAH – Malam
MED. SHOT Pak Lurah tidur di kursi panjang memikirkan langkah menjebak juragan Bodong yang telah menipunya. FADE OUT
FADE IN. Suasana siang hari yang mendung Atmo Jentir dari jalan setapak memikul rumput berhenti di pos ronda. Kencrot dari arah bawah mebelokan motornya ke pos ronda.
CUT TO :
33. Int. POS RONDA – Siang
FULL SHOT. Kencrot membusukan karakter Ambar pada Atmo jentir.
KENCROT
Lik....apa masih percaya pada Ambar....?
CLOSE UP
ATMO JENTHIR
Memangnya kenapa denganAmbar….!
KENCROT
Lho jangan marah dulu lik….tak critani….
Dugaanku ternyata benar....
ATMO JENTHIR
Dugaan Ambar mendapat uang dari Bos mu...!
KENCROT
Lho....kok Bosku?....saya malah tidak kenal dengan Juragan Bodong je lik.
IN FRAME Ambar tiba-tiba muncul mengejutkan Kencrot.
AMBAR
Jangan mungkir…..semalam kamu ke rumah pak Lurah dengannya bukan?
KENCROT
Tidak....saya ke rumah pak Lurah, kebetulan saja ada dia....
AMBAR
Crot….kenapa si kamu sekarang berubah….apa salahku?, apa kamu kira aku mau merebut anak Pak Bau?
CLOUSE UP
KENCROT
Aaan…anu….
MED. SHOT. Atmo Jentir marah memukul Kencrot, di lerai Ambar
CUT TO :
ATMO JENTHIR
Dasar bangsat….kadal buntung..ula koros….jadi kamu ya mata-matanya Gober…….
AMBAR
Sabar…sabar….
FULL SHOT. Kencrot meminta perlindungan pada Ambar.
KENCROT
Tolong saya…maafkan saya…..
AMBAR
Baiklah, tapi ada syaratnya…..pertama…kamu harus menghilangkan prasangka bila aku mau merebut Tantri dari mu….kedua….kamu harus menceritakan pada kami apa yang Gober perintahkan padamu…
Kencrot menceritakan semua rencana Juragan Bodong.

KENCROT
Pertama saya disuruh ngompori warga membakar truk.....
ECU. Atmo Jenthir mendelik tangannya mengepal geram..
KENCROT
Saya gagal......
CLOSE UP
ATMO JENTHIR
Terus....teruskan bangsat...ula koros......najis aku punya keponakan seperti kamu....bikin jelek nama keluarga......
AMBAR
Sabar kang....orang cemburu buta ....jadi perlu kita tuntun..teruskan Crot.
KENCROT
Nanti Pak Lurah dan Pak Gober akan ke sini. Saya disuruh memberitahu warga untuk menyimpan kayu di truk itu. ..akan mendapat imbalan serta kayunya menjadi milik warga yang menyimpan.
Atmo Jenthir tampak bingung....
CLOSE UP
ATMO JENTHIR
Pak Lurah....?.....kok Pak Lurah ikut dalam permainan ini...ah...mbuh...
OVER THE SHOULDER SHOT
AMBAR
Tidak sepenuhnya kang...maklum masih baru belum mapan dan tahu....tadi malam sudah telpon sama saya makanya saya tahu kalao Kencrot menapak di jalan yang salah.
ATMO JENTHIR
Oh...begitu, ....aku botohnya, aku yang menjadikanny Lurah...kalao dia gandeng dengan kunyuk Gober...aku yang paling depan untuk menurunkannya.....
Ambar menyuruh Atmo Jenthir menceritakan rencana Juragan Bodong pada Pak Bau.
AMBAR
Maaf ya kang...aku nyuruh.....sekarang juga segera ke Pak Bau...kumpulkan warga untuk diberi tahu agar jangan mau mengikuti keinginan gober apapun iming-imingnya....
Atmo Jenthir bergegas meninggalkan pos kamling, Ambar mendengarkan cerita Kencrot. FADE OUT
34. Int. RUMAH PAK BAU – Siang
GROUP SHOT. Atmo Jenthir menceritakan rencana busuk Juragan Bodong pada Pak Bau.
PAK BAU
Mo..kamu bagian grumbul kidul, saya grumbul kulon....Drun...Badrun....sini...
Badrun keluar dari ruang dalam
BADRUN
Ya….. pak..........ada apa......?
PAK BAU
Kamu dengar tadi cerita Atmo?...nah...kamu bagiannya grumbul jurang.
Pak Bau, Atmo Jenthir, dan Badrun keluar dari rumah.
FADE IN.
35. Int. POS KAMLING – Siang Menjelang sore
FULL SHOT. Kencrot dan Ambar di pos kamling
AMBAR
Nanti kira-kira mereka sudah dekat saya akan sembunyi di belakang pos ini...kamu di sini saja menungu mereka datang.
suara sepeda motor pak Lurah Ambar segera sembunyi di belakang Pos Kamling. Tidak lama kemudian Juragan Bodong tiba di pos kamling menyusul kemudian Pak Lurah. Melihat wajah Kencrot yang nampak ketakutan Juragan Bodong kembali meyakinkan Kencrot.

CUT TO :
CLOSE UP
JURAGAN BODONG
Kenapa wajahmu seperti kertas....kamu takut.....? bagaimana.....apa sudah dilaksanakan perintahku....
GROUP SHOT
KENCROT
Anu...anu....
JURAGAN BODONG
Kamu tidak usah takut, Pak Lurah saja bersama saya....begitu kan Pak....?
Pak Lurah diam, melepas kopiah lalu memukul-mukulkan ke tangan kirinya.
OVER THE SHOULDER SHOT
KENCROT
Lik Atmo sedang mengumpulkan warga........
JURAGAN BODONG
Nah....begitu baru cerdas....ha..ha..( berdiri mendekati Pak Lurah)..pokoknya kalao rencana ini mulus, pak Bupati akan senang sama sampean...nanti seluruh desa Tribuana ini akan mulus dengan aspal yang mengkilat....dan hutan Puthuk Kusan itu akan beralih fungsi menjadi tempat rekreasi...rakyat sampean di pedukuhan Banjarsari akan menikmati jasa pariwisata....
DISSOLVE TO :
36. Ext. BELAKANG POS KAMLING – Siang menjelang sore
MED. SHOT Wartawan yang bersembunyi bersama Ambar menyuruh Ambar ke pos kamling.
DISSOLVE TO :
37. Int. POS KAMLING – Siang menjelang sore
FULL SHOT Ambar muncul dengan tiba-tiba mengejutkan Juragan Bodong.
AMBAR
Jangan percaya Pak Lurah..(duduk disebelah Kencrot)...orang ini Cuma mau menjadikan warga Banjarsari menjadi bemper...hanya untuk tameng...
JURAGAN BODONG
Anak kemarin sore sudah berani melawanku....(berdiri mendekati Ambar)......saya ini kaki tanganya Bupati...Bupati......tau.....!
GROUP SHOT
AMBAR
Bukan..(berdiri saling berhadapan)...kamu hanya mencatut...kamu tukang catut.....Bupati tidak mungkin menyuruh nebang kayu hutan lindung....kamu maling...
JURAGAN BODONG
Kamu anak kampung....awas ...jangan tanya kalao kamu ke kota pulang tinggal nama.....
AMBAR
Saya tidak takut.......memang kamu malaikat pencabut nyawa....maling....maling...kamu cuma maling....
FULL SHOT Juragan bodong mau memukul Ambar Pak Lurah dengan sigap menangkap tangan Juragan Bodong...IN FRAME Wartawan muncul dari belakang pos kamling dengan alat rekaman. Juragan Bodong semakin naik pitam. ZOOM IN Pak lurah yang ingin melerai terdorong sampai jatuh.
CUT TO :
CLOSE UP
AMBAR
Ayo pukul saya kalao berani...kamu cuma maling...maling...maling...
( V.O )Dari arah rumah Pak Bau terdengar suara teriakan warga. MED. LONG SHOT Juragan Bodong seketika lari keluar dari pos kamling menuju sepeda motornya
DISSOLVE TO :
38. Ext. JALAN KAMPUNG – Siang menjelang sore
FULL SHOT Atmo Jentir berteriak-teriak bersama warga keluar dari halaman rumah Pak Bau menuju pos kamling.
ATMO JENTHIR
Ayo kita kepung jangan sampai lari
Juragan Bodong jatuh sepeda motornya terperosok lubang berlumpur di tengah jalan.
CUT TO :
MED. LONG SHOT
WARGA
Bunuh saja....bunuh saja....bakar....
biarkan bernapas dalam lumur...ha..ha...
JURAGAN BODONG
Tolong...kaki saya ..kaki saya.....
CLOSE UP
WARGA
Modar…makan tu Lumpur….kami sudah kenyang….
MED. LONG SHOT
ATMO JENTHIR
Baiknya kita apakan…kadal buntung ini…dulur-dulur…
WARGA
Bakar……………………………….!!!!!!
PAK BAU
Jangan…...jangan.....sabar.......
Mas Ambar…bagaimana selanjutnya…..?
CXLOSE UP
AMBAR
Biarkan dulu dia menikmati kubangan yang dibuat oleh truknya...sebentar lagi polisi datang....kita pulang saja biar Pak Lurah dan Pak Bau yang menemani.tikus hutan itu......
FULL SHOT Ambar pergi diikuti oleh warga lainya...GROUP SHOT Atmo Jenthir mendekati Pak Lurah berbicara sebentar lalu pergi sambil melemparkan lumpur ke arah Juragan Gober yang sedang meringis kesakitan.

TAMAT








CATUT 2 (bhs jawa)
Skenario
Drajat Nurangkoso
FADE IN :
Suasana malam perkampungan di tepi hutan, suara angin dan burung malam ...sinar lampu berkedip- kedip dari kejauhan, rumah-rumah penduduk yang sederhana....dan mushola tua dengan jamaah sholat isa yang khusu....FADE OUT.
DISSOLVE TO :
1. Int. RUANG LUAR MUSHOLA – Malam
FULL SHOT. Ambar dengan teman-temanya dan beberapa orang jamaah sholat Isya berdiskusi di ruang depan mushola, jamaah lainnya keluar dari mushola.
CUT TO :
GROUP SHOT
AMBAR
Dalan tambah rusak, wis ora memper dalan maning. Apike kepriwe
CLOSE UP
` KARWAN
Wis bebeh le ngomong maring Juragan Gober, jerene iya arep nggawa watu. Nyatane kur cangkeme thok…
AMBAR
Lha terus apike kepriwe, apa dewek kudu bertindak nyandra treke pak Gober?
KARWAN
Nyong setuju…mbae setuju, angger perlu bakar sisan baen be nyong wani
AMBAR
Ya aja sing tekan meng ngonoh mengko mbok dadi ruwet
KARWAN
Lha karepe kepriwe?
AMBAR
Dirembug sing apik, kepriwe kena iwake ora buthek banyune
CUT TO :
GROUP SHOT
DIRUN
Siki mbokan dina jum`at……
KARWAN
Jemuah manis
AMBAR
Eh,...apa iya...berarti ngesuk minggu pon?
KIMIN
Ealah jebule wis meh slapan dina ya, jan ora krasa. Rumangsaku tembe wingi awake dewek pada bersih kampung ngurug dalan sing kaya paceran
AMBAR
Geneh iya.wektu ketone cepet banget, mergane dewek siki wis ora kaya wingi-wingi dong egun ora nana kegiatan?
KARWAN
Bener, mbarang siki dewek gawe kelompok masyarakat pencinta hutan ya ana untunge jah, dadi ora ndomblong
AMBAR
Mulane, angger ana program pemerentah aja disuudoni dingin. Siki wis ngrasakna mbok manfaate.
KARJO
Eh..terus prige masalah dalan, sida arep ngadang treke kaki Gober apa ora
AMBAR
Apike ben kepenak rembugane pindah nang umae baune baen, sisan karo ngrembug acara bersih kampung minggu ponan.
KARJO
Apa pak Bau nang ngumah?

DIRUN
Ana....mau dong nyong mangkat meng langgar ketone ana tamu dadi pak Bau ora jamaahan
KIMIN
Apa anake wadon sing sekolah nang Jogja nang ngumah?
AMBAR
Lho kok........pitakone meng ngonoh
CLOSE UP
KIMIN
Ora lho …jane cocog, bagus karo ayu
AMBAR
Ah, bisa baen lambemu ndomble…senenge nyong senebe ngkana...wis, ora usah sing aneh-aneh..siki mayu pada meng nggone pak Bau bae
Mereka berdiri, satu persatu keluar dari mushola…FADE OUT
2. Ext. JALAN KAMPUNG – Malam
Ambar dengan orang 4 temannya berjalan menuju rumah Pak Bau menembus gelap malam...FADE OUT
FADE IN..Grumbul rumah penduduk sampai rumah pak bau
CUT TO :
3. Int RUMAH PAK BAU – Malam
FULL SHOT.Ambar dan 4 temannya duduk di risban berhadapan dengan Pak Bau. Bu Bau menyuguhkan kopi dan makanan kecil .
AMBAR
Wau mboten ketingal teng langgar, nuwun sewu ngganggu damel. Sehat bilih pak bau?
OVER THE SHOULDER SHOT
PAK BAU
Iya..mau ana tamu jerene wong Tasik
CLOSE UP
AMBAR
Tiang Tasik?......
MED. LONG SHOT
KARWAN
Tebih temen, kok aneh nggih? Napa pak bau dereng kenal sederenge?
PAK BAU
Ora.... kenal ya tembe miki…jerene motore macet keblekuk paceran nang pertelon sida makmur
AMBAR
Oh.... ... wong Tasik.....
CLOSE UP
PAK BAU
Mas Ambar ngerti ?
AMBAR(V.O)
Tangled masalah kayu?, rambute gondrong, kumisen, dedege….
PAK BAU
Kaya sampean Mas Ambar........
CUT TO :
CLOSE UP
DIRUN
Intel Polres ya mas?
GROUP SHOT
AMBAR
Benar….tapi ora perlu khawatir, wong dewek ora salah koh…berarti laporanku wis mlebu
KARWAN
Laporan?......................
CLOSE UP
AMBAR
Ya, laporan babagan maling kayu sing gawe dalane dewek rusak parah

KIMIN
Apa udu merga omongane dewek agi nang warunge Mbok Dul krungu wong terus ana sing wadul? Ngati-ati lho Mbar, siki duit dadi raja, apa-apa bisa dituku, lha wong ati nurani be bisa di tuku apa maning informasi.
MED. LONG SHOT
PAK BAU
Rencana apa mas?
AMBAR
Kados niki pak bau, ngenjang teng acara bersih kampung bade sekalian ngadang treke pak Gober.
PAK BAU
Apa ora bahaya?...apa ora marai repot mengkone? Kayane percumah nglawan wong duwe duit. Awake dewek ora usah melu-melu kuwe urusane pak Polisi….dewek ngesuk ngurug comberan dalan karo njerokena kalenan pinggir dalan baen.
KARJO
Tapi kados percumah mawon kur ngurag ngurug, dandan denden nek mboten nindak trek sing marai rusak dalan. Pak bau, usul Ambar kados sae lan perlu dipun pikiraken, tesih wonten wekdal ngge mikir.
KIMIN
Leres pak, tesih wonten wekdal, ngenjang malam minggu dipun rembag ingkang saestu

CLOSE UP
PAK BAU
Nyong ora kepengin ana masalah sing kaya nang TV. ….eh Mas Ambar mbok ngerti nek maling kayu pada duwe bekingan wong gede?
GROUP SHOT
AMBAR
Mboten mesti pak, kathah sing kur nyathut jenenge pejabat..ben awake dewek sami wedi tur mboten cemuit.
PAK BAU
Terus karepe cah nom pan kepriwe?
AMBAR
Kula mpun tangled rencang sing ngertos, ture nahan trek mboten napa-napa sing penting mboten ngrisak napa nganiaya supiripun, mulane kula serencang mriki bade matur babagan niki teras ngenjangh malem minggu pon bade dipun rembag kalian warga sedaya teng ndaleme njenengan
KIMIN
Ben sami kompak mboten wonten sing ngrisak
CLOSE UP
DIRUN
Pripun pak ?...pak Bau bilih setuju ?
PAK BAU
Angger kaya kue nyong manut apa sing dadi keputusane warga ngesuk
AMBAR
Matur nuwun, menawi mekaten kula kalian rencang-rencang nyuwun pamit
Ambar dan 4 pemuda berpamitan..FADE OUT
FADE IN. Suasana pagi dengan aktifitas warga kampung pinggir hutan. Jalan kampung yang rusak parah penuh dengan lobang dan comberan..sampai warung mbok Dul di batas desa..
4. Int. WARUNG MBOK DUL – Pagi
IN FRAME. Kencrot masuk membawa bungkusan, Mbok Dul sedang menggoreng pisang.
KENCROT
(Meletakan bungkusan di atas meja)mbok kiye kamire....
CLOSE UP
MBOK DUL
Sogna nduwur meja baen…aja klalen ditutupi, lalere jan myebeli banget.

DISSOLVE TO :
Juragan Gober memarkir sepeda motor di depan warung
CUT TO : 4
IN FRAME. masuk ke warung lalu duduk di sudut.
JURAGAN GOBER
Gasik mas.....jam pira masake?
Kencrot membalikan badan
KENCROT
Biasa jam 3. bade tindak pundi bos, enjang-enjang mpun dugi mriki?
JURAGAN GOBER
Mlaku-mlaku, nggolet info....mas Kencrot arep meng ndi?
OVER THE SHOULDER SHOT
KENCROT
Wangsul…mpun rampung ngeter dagangan nggih munggah teng alas.
JURAGAN GOBER
Njagong dingin, ngaso..(juragan gober memesan kopi).mbok damel kopi kalih?
GROUP SHOT
Kencrot mengambil tempat duduk berhadapan dengan Juragan Gober
JURAGAN GOBER
Jam 3 wis tangi....nggolet duit pancen angel ya mas?
KENCROT
Nggih kados niki dados tiang alit, angger njenengan tah benten, watuk mawon medal artone
JURAGAN GOBER
(tertawa) mas gelem apa duwite nyong?, nyong ana gawean angger mas kencrot gelem tapine
KENCROT
Ngglondong kula tah mboten saged
JURAGAN GOBER
Ora...nyong uga ngerti, nek mas nebang kayu terus sapa sing ngrewangi ngeter-terna roti mbok?. Kaya kiye..mas Kencrot tek dadikna wong kepercayaanku…pegawai lepas
KENCROT
Pegawai lepas….maksudipun pripun bos?
JURAGAN BODONG
Nggo sampingan bae. Dadi kerjane ya angger ana prentah sekang nyong. Prigen.....
KENCROT
Tugasnya..
ZOOM IN Juragan Gober merogoh saku lalu mengeluarkan hp.
MED. SHOT
JURAGAN GOBER
Ringan. Seringan hp ini.. tugas kamu melaporkan kalo bisa ikut mengamankan truk kayu saya yang melewati dusun Banjarsari
KENCROT
Jadi......
JURAGAN GOBER
CLOSE UP
Kalo bahasa kethoprak jadi telik sandi, kerenya spionase
KENCROT
Saya kerjanya memata matai begitu?
JURAGAN GOBER
Ya...begitu..mudahkan? kamu tidak usah khawatir ini rahasia kita.
Perbincangan juragan Gober dan Kencrot masih berlangsung...FADE OUT
5. Ext. TOKO KUD WANA LESTARI – Siang
FULL SHOT. Ambar memarkir sepeda motor di depan KUD Wana Lestari. Dari arah dalam keluar wartawan teman Ambar.
ZOOM IN
AMBAR
Meliput mas.............?
WARTAWAN
Tidak....... Cuma ada perlu dengan paman ......... ngantar motor
AMBAR
Kapan jadi meliput di kampungku, besok minggu acara bersih kampung........( Ambar berbisik ) sekalian mau ada penghadangan truk kayunya Juragan Gober.....
WARTAWAN
Oh....bagus...besok aku mau datang untuk melihat seberani apa pemuda Banjarsari...
AMBAR
Baiknya saya bagaimana?
WARTAWAN
Nyoba tanya orang di kehutanan dulu, apa Juragan Bodong punya ijin apa tidak.
AMBAR
Yuk bareng.....mau ke kota kan?.....kebetulan saya bawa helm dua
Ambar dan wartawan berboncengan naik sepeda motor.FADE OUT
FADE IN..malam di pedukuhan Banjarsari, sudah banyak yang datang musyawarah bersih kampung

6. Ext. DEPAN RUMAH PAK BAU - Malam
FULL SHOT. Warga resah menunggu Ambar yang belum datang,.ZOOM IN Atmo Jenthir mencoba menghubungi Ambar dengan ponselnya.
ATMO JENTHIR
Ah....hpnya juga tidak aktif.....
PAK BAU
Sabar saja.....kita berdoa saja semoga tidak ada apa-apa, ditunggu di dalam saja
DISSOLVE TO :
7. Ext. JALAN KAMPUNG – Malam
MED. SHOT. Ambar berboncengan dengan Badrun anak pak Bau menembus pekatnya malam serta berhati-hati menghindari lubang di jalan.
CUT TO :
8. Int. RUMAH PAK BAU – Malam
IN FRAME. Ambar masuk rumah pak Bau. FULL SHOT Ambar duduk disebelah Atmo Jenthir.
AMBAR
Maaf saya terlambat, nunggu Badrun latihan Pramuka, sampai di mana?
IN FRAME. Badrun pinjam kunci motor Ambar sambil membawa bungkusan
BADRUN
Pak... saya ngantar ini dulu ke tempat teman
PAK BAU
Ya.....Hati-hati pake motor orang.......Tadi sudah saya jelaskan pada semua warga bila besok minggu pon bersih kampung.....
AMBAR
Saudara-saudara besok setelah makan bersama jangan pulang dulu kita tunggu truk kayu itu. Jangan ada yang merusak.
CUT TO :
CLOSE UP
ATMO JENTHIR
Apa tidak bahaya................?
OVER THE SHOULDER SHOT
AMBAR
Saya rasa tidak apa-apa asal kita jangan sampai merusak atau menganiaya. Kita menahan truk karena merusak jalan kampung kita.
CLOSE UP
PAK BAU
Jadi saudara-saudara semua sudah paham ya rencana besok?
WARGA
Paham.........
DISSOLVE TO :
9. Ext. DEPAN RUMAH PAK BAU – Malam
Badrun menstater motor meninggalkan halaman . FADE OUT.

10. Int. POS KAMLING – Malam
MED LONG SHOT.Kencrot menelepon. Badrun melintas,lalu berhenti di dekat pos kamling
BADRUN
Lho kok sendirian di sini kang...ndak ikut rembugan?
KENCROT
Anu.....agak mules ndak enak kentut terus......
DISSOLVE TO :
11. Ext. DEPAN RUMAH PAK BAU – Malam
FULL SHOT.Ambar menunggu Badrun di cakruk bawah pohon di halaman pak Bau. IN FRAME Badrun datang penuh lumpur. Ambar turun menghampiri Badrun
AMBAR
Lho...kok kaya medi sawah...jatuh dimana?
Pak Bau mengarahkan senter dari arah pintu
PAK BAU
Apanya yang sakit?...motornya rusak?
CLOSE UP
BADRUN
Tidak apa-apa..........motornya kotor banget ..saya cuci dulu ya mas?
Ambar membuka hp. Ada sms masuk
AMBAR
Besok saja. Motornya saya tinggal….saya jalan kaki ke rumah Atmo.... pemuda pada kumpul…oh iya tadi saya pinjam cas, saya letakan di meja….saya pamit dulu pak….Asalamuallaikum..
PAK BAU + BADRUN
Wangalaikum sallam………
IN FRAME Ambar menembus gelapnya malam, Pak Bau dan Anaknya mendorong motor masuk ke rumah. FADE OUT
12. Int. RUMAH KENCROT – Pagi
FUUL SHOT Ibu Kencrot mengikat dus berisi kue.
IBU KENCROT
Jangan lupa setelah mengantar kue segera pulang, sekarang Minggu Pon.....
KENCROT
Saya ada perlu sedikit mau ke kota. Ndak berangkat kan ndak apa-apa, toh ibu sudah urun makanan...
IBU KENCROT
Karepmu....yang penting ibu sudah mengingatkan.

DISSOLVE TO :
13. Ext. HALAMAN RUMAH KENCROT – Pagi
Kencrot menstarter motor keluar dari halaman rumah menyusuri jalan berlobang. FADE OUT
14. Ext. ALUN-ALUN KOTA – Pagi
MED. LONG SHOT. Kencrot duduk di bawah pohon Beringin.ZOOM IN Kencrot mengambil handphon di saku celananya. OUT FRAME. Kencrot meninggalkan alun-alun

DISSOLVE TO :
15. Int. WARUNG SATE – Pagi menjelang siang
FULL SHOT. Juragan bodong memesan sate. Juragan Bodong menyodorkan amplop berisi uang ZOOM IN berbisik pada Kencrot
JURAGAN BODONG
Terimakasih informasinya.......(menggeser amplop di atas meja ke depan Kencrot) ini untuk beli pulsa....
CLOSE UP. Kencrot nampak canggung.
CUT TO :
CLOSE UP
JURAGAN BODONG
Tugas selanjutnya......nanti kalo warga jadi menyadera truk kamu ajak warga untuk membakar truk
OVER THE SHOULDER SHOT
KENCROT
Lho.....maksudnya ...........
CLOSE UP
JURAGAN BODONG
St......jangan keras keras.....ini strategi....saya senang bila truk saya dibakar....kamu pancing emosi warga untuk merusak...nah akhirnya mereka tergolong kriminal....itu baru bagiannya Polisi
Kencrot manggut-manggut tanda mengerti....FADE OUT
FADE IN. Suasana pagi warga mulai berdatangan dengan membawa alat cangkul dan sabit untuk kerja bakti bersih kampung. FADE OUT:
16. Ext. JALAN KAMPUNG – Pagi
FULL SHOT.Warga kerja bakti membersihkan saluran air dan menutup lobang jalan
DISSOLVE TO :
17. Int. RUMAH PAK BAU – Pagi menjelang siang
FULL SHOT.Ibu-ibu memasak makanan. CUT TO Bu bau menemui pak Bau yang baru datang bersama tiga warga mengambil makanan. di ruang tengah.
BU BAU
Pak, hati saya kok ndak enak ya....
PAK BAU
Tidak usah khawatir, berdoa saja tidak terjadi apa-apa pada warga kita. Aku percaya sama Ambar ...dia cukup perhitungan.....sudah masak makannannya?
BU BAU
Sudah, tinggal mbawa.
CUT TO :
18. Ext. DEPAN RUMAH PAK BAU – Pagi menjelang siang
Tiga orang keluar dari rumah Pak Bau membawa makanan dan minuman
FADE IN
19. Ext. DEPAN POS KAMLING – Siang
FULL SHOT. Warga makan bersama sambil berceloteh senda gurau.
DISSOLVE TO :
20. Ext. JALAN KAMPUNG – Siang
MED. LONG SHOT. Atmo Jenthir berlari dari arah atas mengabarkan kalau truk pengangkut kayu hampir turun. Terdengar suara raungan kendaraan
ATMO JENTHIR
Sedang turun.....sedang turun.....truknya sedang turun......
DISSOLVE TO :
21. Ext. DEPAN POS RONDA – Siang
FULL SHOT. Warga berdiri serentak bersiap-siap dengan parang dan cangkulnya. Ambar mengingatkan untuk tidak anarkhis.
CUT TO :
AMBAR
Ingat ya...kita tidak boleh merusak dan menganiaya....
WARGA
Siap.........
GROUP SHOT
Badrun mendekati Ambar
BADRUN
Kenapa kang ....? bukankah truk itu yang bikin rusak jalan kita.....
AMBAR
Benar Drun....tapi kita harus waspada dan perhitungan.
CLOSE UP
BADRUN
Bukankah ini saatnya kita habisi maling-maling kayu itu kang?
AMBAR
Maling kayu bagiannya polisi, kita menahan truk yang membuat jalan rusak...ini strategi.....
BADRUN
Strategi?......
Ambar mebisiki Badrun, Badrun manggut-mangut. FADE OUT
22. Ext. JALAN KAMPUNG – Siang
MED. LONG SHOT.Kencrot mengendarai kendaraan dengan tergesa-gesa
DISSOLVE TO :
23. Ext. DEPAN POS KAMLING – Siang
FULL SHOTWarga menghadang truk.MED. SHOT. Ambar menyuruh sopir membawa truk ke halaman Pak Bau.
AMBAR
Tolong sampean mundur bawa truk ini ke halama Pak Bau
Sopir manggut-manggut tanda mengerti. FULL SHOT. Warga mengelilingi truk sambil teriak-teriak. CLOSE UP pak Bau dan Atmo Jenthir mewaspadai setiap gerakan warga yang akan merusak.
CUT TO :
24. Ext. JALAN KAMPUNG DEKAT POS KAMLING – Siang
FULL SHOT. Kencrot membelokan motor menyembunyikan di bawah rimbunan pohon tepi jalan, kemudian berlari menyusul warga yang sedang mengiring truk sambil meprovokasi warga untuk membakar truk.
KENCROT
Bakar....bakar...kita bakar saja perusak jalan kita.....
MED. LONG SHOT. Warga berhenti. Menoleh kebelakang., truk terus mundur.ZOOM IN Ambar membalikan badan mengadang Kencrot menyered Kencrot ke pos kamling
CUT TO :
CLOSE UP
AMBAR
Jaga mulutmu....kamu jangan membuat kaco
KENCROT
Apa hakmu melarangku......bakar saja..bakar....
AMBAR
Bisa dibilangi tidak.....kamu maunya apa?

DISSOLVE TO :
Atmo Jenthir dan Pak Bau menuju pos kamling.
25. Int. POS KAMLING – Siang
MED. SHOT.Ambar marah pada Kencrot
KENCROT
Mengapa kalian manut sama Ambar......Lik Atmo coba pikir...mengapa Ambar melarang membakar truk yang sudah merusak jalan kita....mengapa dia marah pada saya.....jangan-jangan dia sudah diberi makan oleh Juragan Gober...
FULL SHOT Ambar naik pitam, merangsek pada Kencrot, pak bau dengan sigap melerai hampir terbanting .
ATMO JENTHIR
Sabar...sabar mas Ambar....sabar....biarkan kencrot ngoceh tak ada yang percaya....
Atmo Jenthir mencekeram krah baju Kencrot lalu menghempaskan ke bambu tempat duduk di pos kamling itu. Kencrot cengar-cengir ditinggal sendirian. FADE OUT
26. Ext. HALAMAN RUMAH PAK BAU – Siang
FULL SHOT.Ambar dan Atmo Jenthir mengamankan sopir dan keneknya dimasukan ke rumah Pak Bau. Satu dua warga ada yang melempari sopir truk.
DISSOLVE TO :
27. Int. RUMAH PAK BAU – Siang
MED. SHOT. Pak Bau menyuruh Badrun mencarikan ojek untuk mengantar pulang sopir dan kenek truk.
PAK BAU
Panggilkan Sobar suruh ngantar pak supir ke jalan aspal
AMBAR
Kalao Kang Sobar tidak ada coba ke rumah Si Gus
Badrun keluar rumah. FADE OUT.
28. Ext. DEPAN RUMAH PAK BAU – Siang menjelang sore
FULL SHOT. Ojek masuk halaman pak Bau.. Sopir dan kenek truk keluar dari halaman rumah Pak Bau diteriaki warga.
CUT TO :
PAK BAU
Kalian boleh pulang, kalao ada apa-apa nanti biar Atmo ngabari
Warga meninggalkan halaman rumah pak bau. FADE OUT
FADE IN. Rumah pak Lurah
29. Int. RUMAH PAK LURAH – Malam
MED. SHOT. Juragan Bodong duduk berhadapan dengan Pak Lurah secangkir kopi dan makanan ringan terhidang di meja.
JURAGAN BODONG
Pak lurah bagaimana si, masa sama anak kemarin sore saja kalah
CLOSE UP
PAK LURAH
Kalah.......
GROUP SHOT
JURAGAN BODONG
Buktinya truk saya disandera oleh Ambar....apa pak lurah tidak malu pak Bupati sendiri yang turun tangan?
CLOSE UP
PAK LURAH
Sampean jangan salah, bukan Ambar yang menyandera...tapi warga yang kesal karena jalannya sampean rusak..
CUT TO :
CLOSE UP. Juragan bodong terkejut.
JURAGAN BODONG
Jadi warga menyandera truk bukan karena kayu....tapi karena jalan( tertawa )

OVER THE SHOULDER SHOT
PAK LURAH
Begitu yang saya tahu, coba sampean manut saya untuk membantu warga membawa batu ketika naik kan jadi tidak runyam begini.
CUT TO :
MED. LONG SHOT
JURAGAN BODONG
Tidak ada yang runyam dalam kamus hidup saya pak lurah...masalah jalan itu soal kecil...saya akan bilang pak Bupati untuk mengaspal seluruh dusun di desa ini tidak cuma Banjarsari.....saya kepercayaannya Bupati......
IN FRAME. Kencrot masuk bersalaman dengan juragan Bodong dan pak Lurah, duduk dekat Juragan Bodong. OUT FRAME. Pak lurah ke dalam .
CUT TO :
GROUP SHOT
JURAGAN BODONG
Bagaimana kok tidak berhasil?
KENCROT
Maaf Bos, saya tidak bisa mengalahkan pengaruh Ambar
JURAGAN BODONG
Tidak apa-apa. Sekarang kita jalankan strategi ke dua. Suruh orang-orang menurunkan kayu dan menyimpan di rumahnya, siapa yang mau akan mendapat imbalan dan juga kayu itu menjadi miliknya......
KENCROT
Lho...saya malah menjadi tidak mudeng Bos.
JURAGAN BODONG
Sudah......jalankan saja
DISSOLVE TO :
30. Ext. RUANG DALAM RUMAH PAK LURAH – Malam
CLOSE UP Pak lurah mendengarkan pembicaraan juragan Bodong dengan Kencrot mengendap di balik pintu ruang dalam.
CUT TO : 29
31. Int. RUANG TAMU PAK LURAH – Malam
FULL SHOT Bodong menghentikan pembicarannya, membetulkan duduknya lalu menyuruh Kencrot membeli rokok.
KENCROT
Rokok apa Bos......?
CLOSE UP Juragan Bodong menunjuk bungkus rokok di atas meja. MED. SHOT Pak Lurah berdiri wajahnya nampak berubah.
JURAGAN BODONG
Tenang pak lurah....semua aman terkendali....pokoknya bila semua kayu sudah pindah ke pengergajian saya...pak lurah tinggal mau naik mobil apa...tinggal bilang
PAK LURAH
Saya tiba-tiba ndak enak badan...
JURAGAN BODONG
Masuk angin pak?...kalo begitu saya pamit...oh iya pak..saya jamin tidak ada yang perlu dibingungkan.....semua aman....Bupati di belakang saya.
PAK LURAH
Tadi saya dengar sedikit wartawan dan polisi disebut-sebut Kencrot
JURAGAN BODONG
Pak lurah....sudah terlanjur basah ya mandi sekalian....
PAK LURAH
Jadi.....
JURAGAN BODONG
Maksud saya untuk menghindari masalah sampai ke kayu dan saya bisa memikirkan pengaspalan jalan, pak Lurah harus bisa mengajak warga untuk bekerja sama.
CLOUSE UP
PAK LURAH
Kerjasama seperti dengan Kencrot? Saya suruh mengorbankan warga untuk tameng sampean?
MED. LONG SHOT
JURAGAN BODONG
Ah...ya tidak to pak lurah.....saya cuma membutuhkan warga untuk menyimpan kayu yang ada di truk itu di rumah masing-masing
PAK LURAH
Sampean bisa dipercaya...?
JURAGAN BODONG
Saya profesional pak.....mohon dipikirkan tawaran saya...saya pamit...selamat malam pak.
Juragan bodong bersalaman lalu keluar rumah. Pak lurah mengantar smpai pintu. FADE OUT
32. Int. RUANG DALAM RUMAH PAK LURAH – Malam
MED. SHOT Pak Lurah tidur di kursi panjang memikirkan langkah menjebak juragan Bodong yang telah menipunya. FADE OUT
FADE IN. Suasana siang hari yang mendung Atmo Jentir dari jalan setapak memikul rumput berhenti di pos ronda. Kencrot dari arah bawah mebelokan motornya ke pos ronda.
CUT TO :
33. Int. POS RONDA – Siang
FULL SHOT. Kencrot membusukan karakter Ambar pada Atmo jentir.
KENCROT
Lik....apa masih percaya pada Ambar....?
CLOSE UP
ATMO JENTHIR
Memangnya kenapa denganAmbar….!
KENCROT
Lho jangan marah dulu lik….tak critani….
Dugaanku ternyata benar....
ATMO JENTHIR
Dugaan Ambar mendapat uang dari Bos mu...!
KENCROT
Lho....kok Bosku?....saya malah tidak kenal dengan Juragan Bodong je lik.
IN FRAME Ambar tiba-tiba muncul mengejutkan Kencrot.
AMBAR
Jangan mungkir…..semalam kamu ke rumah pak Lurah dengannya bukan?
KENCROT
Tidak....saya ke rumah pak Lurah, kebetulan saja ada dia....
AMBAR
Crot….kenapa si kamu sekarang berubah….apa salahku?, apa kamu kira aku mau merebut anak Pak Bau?
CLOUSE UP
KENCROT
Aaan…anu….
MED. SHOT. Atmo Jentir marah memukul Kencrot, di lerai Ambar
CUT TO :
ATMO JENTHIR
Dasar bangsat….kadal buntung..ula koros….jadi kamu ya mata-matanya Gober…….
AMBAR
Sabar…sabar….
FULL SHOT. Kencrot meminta perlindungan pada Ambar.
KENCROT
Tolong saya…maafkan saya…..
AMBAR
Baiklah, tapi ada syaratnya…..pertama…kamu harus menghilangkan prasangka bila aku mau merebut Tantri dari mu….kedua….kamu harus menceritakan pada kami apa yang Gober perintahkan padamu…
Kencrot menceritakan semua rencana Juragan Bodong.


KENCROT
Pertama saya disuruh ngompori warga membakar truk.....
ECU. Atmo Jenthir mendelik tangannya mengepal geram..
KENCROT
Saya gagal......
CLOSE UP
ATMO JENTHIR
Terus....teruskan bangsat...ula koros......najis aku punya keponakan seperti kamu....bikin jelek nama keluarga......
AMBAR
Sabar kang....orang cemburu buta ....jadi perlu kita tuntun..teruskan Crot.
KENCROT
Nanti Pak Lurah dan Pak Gober akan ke sini. Saya disuruh memberitahu warga untuk menyimpan kayu di truk itu. ..akan mendapat imbalan serta kayunya menjadi milik warga yang menyimpan.
Atmo Jenthir tampak bingung....
CLOSE UP
ATMO JENTHIR
Pak Lurah....?.....kok Pak Lurah ikut dalam permainan ini...ah...mbuh...
OVER THE SHOULDER SHOT
AMBAR
Tidak sepenuhnya kang...maklum masih baru belum mapan dan tahu....tadi malam sudah telpon sama saya makanya saya tahu kalao Kencrot menapak di jalan yang salah.
ATMO JENTHIR
Oh...begitu, ....aku botohnya, aku yang menjadikanny Lurah...kalao dia gandeng dengan kunyuk Gober...aku yang paling depan untuk menurunkannya.....
Ambar menyuruh Atmo Jenthir menceritakan rencana Juragan Bodong pada Pak Bau.
AMBAR
Maaf ya kang...aku nyuruh.....sekarang juga segera ke Pak Bau...kumpulkan warga untuk diberi tahu agar jangan mau mengikuti keinginan gober apapun iming-imingnya....
Atmo Jenthir bergegas meninggalkan pos kamling, Ambar mendengarkan cerita Kencrot. FADE OUT
34. Int. RUMAH PAK BAU – Siang
GROUP SHOT. Atmo Jenthir menceritakan rencana busuk Juragan Bodong pada Pak Bau.
PAK BAU
Mo..kamu bagian grumbul kidul, saya grumbul kulon....Drun...Badrun....sini...
Badrun keluar dari ruang dalam
BADRUN
Ya….. pak..........ada apa......?
PAK BAU
Kamu dengar tadi cerita Atmo?...nah...kamu bagiannya grumbul jurang.
Pak Bau, Atmo Jenthir, dan Badrun keluar dari rumah.
FADE IN.
35. Int. POS KAMLING – Siang Menjelang sore
FULL SHOT. Kencrot dan Ambar di pos kamling
AMBAR
Nanti kira-kira mereka sudah dekat saya akan sembunyi di belakang pos ini...kamu di sini saja menungu mereka datang.
suara sepeda motor pak Lurah Ambar segera sembunyi di belakang Pos Kamling. Tidak lama kemudian Juragan Bodong tiba di pos kamling menyusul kemudian Pak Lurah. Melihat wajah Kencrot yang nampak ketakutan Juragan Bodong kembali meyakinkan Kencrot.

CUT TO :
CLOSE UP
JURAGAN BODONG
Kenapa wajahmu seperti kertas....kamu takut.....? bagaimana.....apa sudah dilaksanakan perintahku....
GROUP SHOT
KENCROT
Anu...anu....
JURAGAN BODONG
Kamu tidak usah takut, Pak Lurah saja bersama saya....begitu kan Pak....?
Pak Lurah diam, melepas kopiah lalu memukul-mukulkan ke tangan kirinya.
OVER THE SHOULDER SHOT
KENCROT
Lik Atmo sedang mengumpulkan warga........
JURAGAN BODONG
Nah....begitu baru cerdas....ha..ha..( berdiri mendekati Pak Lurah)..pokoknya kalao rencana ini mulus, pak Bupati akan senang sama sampean...nanti seluruh desa Tribuana ini akan mulus dengan aspal yang mengkilat....dan hutan Puthuk Kusan itu akan beralih fungsi menjadi tempat rekreasi...rakyat sampean di pedukuhan Banjarsari akan menikmati jasa pariwisata....
DISSOLVE TO :
36. Ext. BELAKANG POS KAMLING – Siang menjelang sore
MED. SHOT Wartawan yang bersembunyi bersama Ambar menyuruh Ambar ke pos kamling.
DISSOLVE TO :
37. Int. POS KAMLING – Siang menjelang sore
FULL SHOT Ambar muncul dengan tiba-tiba mengejutkan Juragan Bodong.
AMBAR
Jangan percaya Pak Lurah..(duduk disebelah Kencrot)...orang ini Cuma mau menjadikan warga Banjarsari menjadi bemper...hanya untuk tameng...
JURAGAN BODONG
Anak kemarin sore sudah berani melawanku....(berdiri mendekati Ambar)......saya ini kaki tanganya Bupati...Bupati......tau.....!
GROUP SHOT
AMBAR
Bukan..(berdiri saling berhadapan)...kamu hanya mencatut...kamu tukang catut.....Bupati tidak mungkin menyuruh nebang kayu hutan lindung....kamu maling...
JURAGAN BODONG
Kamu anak kampung....awas ...jangan tanya kalao kamu ke kota pulang tinggal nama.....
AMBAR
Saya tidak takut.......memang kamu malaikat pencabut nyawa....maling....maling...kamu cuma maling....
FULL SHOT Juragan bodong mau memukul Ambar Pak Lurah dengan sigap menangkap tangan Juragan Bodong...IN FRAME Wartawan muncul dari belakang pos kamling dengan alat rekaman. Juragan Bodong semakin naik pitam. ZOOM IN Pak lurah yang ingin melerai terdorong sampai jatuh.
CUT TO :
CLOSE UP
AMBAR
Ayo pukul saya kalao berani...kamu cuma maling...maling...maling...
( V.O )Dari arah rumah Pak Bau terdengar suara teriakan warga. MED. LONG SHOT Juragan Bodong seketika lari keluar dari pos kamling menuju sepeda motornya
DISSOLVE TO :
38. Ext. JALAN KAMPUNG – Siang menjelang sore
FULL SHOT Atmo Jentir berteriak-teriak bersama warga keluar dari halaman rumah Pak Bau menuju pos kamling.
ATMO JENTHIR
Ayo kita kepung jangan sampai lari
Juragan Bodong jatuh sepeda motornya terperosok lubang berlumpur di tengah jalan.
CUT TO :
MED. LONG SHOT
WARGA
Bunuh saja....bunuh saja....bakar....
biarkan bernapas dalam lumur...ha..ha...
JURAGAN BODONG
Tolong...kaki saya ..kaki saya.....
CLOSE UP
WARGA
Modar…makan tu Lumpur….kami sudah kenyang….
MED. LONG SHOT
ATMO JENTHIR
Baiknya kita apakan…kadal buntung ini…dulur-dulur…
WARGA
Bakar……………………………….!!!!!!
PAK BAU
Jangan…...jangan.....sabar.......
Mas Ambar…bagaimana selanjutnya…..?
CXLOSE UP
AMBAR
Biarkan dulu dia menikmati kubangan yang dibuat oleh truknya...sebentar lagi polisi datang....kita pulang saja biar Pak Lurah dan Pak Bau yang menemani.tikus hutan itu......
FULL SHOT Ambar pergi diikuti oleh warga lainya...GROUP SHOT Atmo Jenthir mendekati Pak Lurah berbicara sebentar lalu pergi sambil melemparkan lumpur ke arah Juragan Gober yang sedang meringis kesakitan.

TAMAT

Sabtu, 13 November 2010

kumpulan skenario film

SENYUMAN LENGGER
SKENARIO
Karya : Drajat Nurangkoso
pemenang sayembara penulisan skenario film remaja tingkat Jawa Tengah 2009

FADE IN :
Suasana pedukuhan malam, gemericik air selokan dan desau angin menerpa pohon bambu ....FADE OUT
DISOLVE TO :
1. Int. RUMAH MAD HASIM – Malam
MED. LONG SHOT Latihan calung di rumah Mad Hasim dalam rangka persiapan festifal kesenian kabupaten mewakili kecamatan. MED. SHOT Indri menari dan menyanyi, CLOSE UP warga yang menonton berdecak kagum pada kemampuan Indri menjadi Lengger.
CUT TO :
2. Ext. HALAMAN RUMAH MAD HASIM – Malam
MED. SHOT Ratno dan teman-temannya berteriak
RATNO
Bubar.....bubar.....di pedusunan ini tidak boleh ada musik dan tarian setan
TEMAN RATNO
Pak Hasim.....kami tidak mau dusun sini kuwalat.....kalao mau ngeyel silahkan pindah di pinggir kali Serayu sana.
CUT TO :
3. Int. RUMAH MAD HASIM – Malam
MED. LONG SHOT Parno kendang berdiri mau melayani anak-anak muda yang sedang protes tapi di cegah oleh Mad Hasim.
ZOOM IN
MAD HASIM
Kang tidak usah dilayani...biarkan saja...latihan sementara kita hentikan
PARNO KENDANG
Tapi anak-anak muda itu sudah kebablasen....
MAD HASIM
Sudahlah....berikan kemakluman....nanti kalo sudah sampai merusak baru kita bertindak
FULL SHOT. Ratno dan teman-temannya meninggalkan arena latihan calung, CLOSE UP warga mengikuti langkah mereka dengan pandangan dingin.
CUT TO :
FULL SHOT. Nano mengantar Indri Pulang lewat jalan belakang.
INDRI
No.....aku takut......
NANO
Aku antar pulang lewat jalan belakang......sekarang?
CLOSE UP Indri mengangguk setuju.
FADE IN :
4. Ext. JALAN SETAPAK – Malam
MED. LONG SHOT Indri dan Nano berjalan menembus kegelapan malam.
ZOOM IN
INDRI
Aku tidak mengerti mengapa Ratno begitu
NANO (O.S.)
Ada yang tidak beres......sepertinya dia naksir kamu
INDRI
Terus cemburu padamu....? begitu?
CLOSE UP
NANO
Heeh......besok mingguan kemana?
INDRI
Nyuci.....banyak cucian menumpuk di rumah...sampai di sini saja No..gak apa-apa, aku berani kok.
FADE OUT. Nano membalikan badan kembali ke rumah.
CUT TO :
5. Ext. DEPAN MASJID – Sore
MED. LONG SHOT Ketua RT turun dari masjid mendekati Ratno yang sedang bersiap-siap latihan sepak bola.
ZOOM IN
PAK RT
Semalam saya dengar mas Nano dan teman-temanya ribut di rumah Mad Hasim.......? kenapa......?
RATNO
Saya tidak mau dusun kita menjadi cengkar dan penuh hawa setan
PAK RT
Kok?...........memang kenapa?
RATNO
Pak Rt kan tau wewaler turun temurun dari kakek buyut kita
PAK RT
Ah...kamu salah mengartikan wewaler itu.....kamu tahu dari siapa.........? cerita siapa........?
RATNO
Panji.....anak pak Camat.....
PAK RT
Lho....dia kan bukan warga desa kita, dia tidak tau apa-apa....e...jangan-jangan .....
RATNO
Maaf pak Rt saya latihan dulu.....
PAK RT
Ya…nanti malam saya tunggu di rumah, kita cerita lagi…besok sore sama saya ke rumah Pak Hasim
ZOOM OUT
FULL SHOT. Ratno bermain sepak bola Pak Rt mendekat ke lapangan FADE OUT.
CUT TO :
6. Int. RUMAH MAD HASIM – Sore
MED. SHOT. Mad Hasim membuka pintu mempersilahkan Pak Rt dan Ratno masuk..MED. LONG SHOT.Mad Hasim duduk berhadapan dengan Pak Rt, ZOOM IN. Ratno menundukan wajah di samping Pak Rt.ZOOM OUT
MED.LONG SHOT
PAK RT
Ratno sudah menyadari kekeliruannya.....mohon dimaafkan.
CLOSE UP
MAD HASIM
Kalao begitu apa malam minggu besok kami bisa latihan mas Ratno....? (dengan tekanan suara jengkel )
PAK RT (O.S.)
Sudahlah...yang penting semua sudah jelas masalahnya....maafkan Ratno dan teman-teman, mereka hanya disuruh oleh anak pak Camat.
MAD HASIM
Lho....apa anak pak Camat tidak tahu bila latihan ini dalam rangka mewakili kecamatan kita?
MED. LONG SHOT Perbincangan masih berjalan. FADE OUT
FADE IN
7. Int. RUMAH MAD HASIM – Malam
MED. LONG SHOT. Latihan calung di rumah Mad Hasim. ZOOM IN. Jam dinding menunjuk Jam 23.00 ZOOM OUT. MED. SHOT. orang-orang menunggu Indri. ZOOM IN. Mad Hasim berdiri di tengah-tengah
MAD HASIM
Kemana Indri ya, kok belum datang........?( berdiri menatap ke halaman) No....Nano....
MED. LONG SHOT. Dari ruang dalam keluar Nano mendekati Mad Hasim
CLOSE UP
NANO
Ya pak........ada apa?
MAD HASIM(O.S)
Sepeda motormu masih di luar, coba sana jemput Indri.
CUT TO:
FULL SHOT Ratno keluar…Parno kendang memukul kendang sesuai dengan aba-aba tepukan dari Mad Hasim.
DISSOLVE TO:
8. Int. RUANG TAMU RUMAH INDRI – Malam
MED. SHOT. Nano duduk menghadap Indri di ruang tamu rumah Indri. CLOSE UP. wajah Indri muram.
NANO(O.S)
Sudah ditunggu-tunggu Kang Parno katanya untuk mengepaskan kendangannya dengan seblak sampurmu Ndri
INDRI
Aduh...gimana ya....aku ndak enak badan...tolong bilang bapakmu ya....aku tidak bisa latihan.
MED. SHOT
NANO

Kalao begitu ya sudah saya pamit dulu.....( berdiri memandang kearah pintu ruang tengah rumah Indri ).bu....saya pamit .....
Dari ruang dalam ibu Indri menyahut
IBU INDRI (V.O)
Ya...hati........nati saya nyusul..........
CUT TO:
MED SHOT.Ibu Indri keluar dari ruang tengah. ZOOM IN Melihat Indri masih di rumah ia terkejut
IBU INDRI
Lho kok masih di rumah, ibu kira sudah dijemput Nano tadi?
INDRI
Males bu.....saya tidak akan menari lagi
IBU INDRI

Lho jangan begitu...ada masalah apa? Kata pak Rt Ratno sudah tidak akan mengganggu latihan lagi.
INDRI
Bukan karena itu bu......
IBU INDRI
Kasihan teman-teman penabuh menunggu dan juga warga yang menonton...mereka butuh hiburan....
CLOSE UP
INDRI
Tidak bu, aku sudah tidak akan menari lagi...aku tidak akan menjadi lengger lagi......
IBU INDRI( O.S )
Kenapa......?
INDRI
Tidak boleh sama mas Panji....
CUT TO:
MED.LONG SHOT. Dari kamar depan ayah Indri keluar. ZOOM IN
AYAH INDRI
Apa.......? apa haknya dia melarangmu........?
Ayo berangkat....ayah antar......
CLOSE UP. Indri menunduk
INDRI
Ndak usah yah....Indri tidak akan menari lagi
CLOSE UP
AYAH INDRI
Apa yang telah menyihirmu.....kenapa kamu seperti kerbao yang dicucuk hidungnya......tuh.....ketahuan sekarang...aku kan sudah bilang tidak usah lirak-lirik...kamu sudah saya jodohkan dengan Herman.
CLOSE UP
IBU INDRI
Pak.......
FULL SHOT
AYAH INDRI
Sudah........kamu juga sama saja, ndak bisa momong anak...
IBU INDRI
Kita tidak bisa mengurung cinta.....ini jaman sudah lain pak...anak-anak bebas menentukan pilihan hatinya...
AYAH INDRI
Tapi orang tua juga tidak boleh membiarkan anaknya sengsara bukan?..........aku percaya pada Herman kalao dia mampu memberi pengayoman pada Indri.
ZOOM IN
IBU INDRI
Aku juga sependapat...Herman tipe laki-laki yang penuh tanggung jawab...dia mau menungu sampai Indri tamat sekolah bahkan tamat kuliahpun akan ditunggu...tapi Indri tidak suka bagaimana lagi...dipaksa? ayah juga dulu tidak suka kan dipaksa mencintai wanita pilihan ibu.....tetap memilih sayakan?
AYAH INDRI
Ya...tapi....ah...mbuh...ayah pusing.......
Ayah Indri masuk ke kamar, Ibu Indri mengikuti..ZOOM OUT. Indri berdiri melihat jam..kemudian masuk ke ruang dalam.
CUT TO :
9. Int. RUANG KELAS – Siang
FULL SHOT. Indri duduk sendiri di dalam kelas .ZOOM IN Wajah Indri suntuk ZOOM OUT. IN FRAME. Bu Mar guru pengembangan diri tari masuk mendekati Indri. CLOSE UP. Indri yang sedang melamun kaget lalu MED. SHOT berdiri menjabat tangan Bu Mar
INDRI
Eh....ibu.....ada apa bu?
BU MAR
Kebetulan saya mau ngomong sama kamu...eh istirahat kok kamu sendirian tidak kekantin…?
INDRI
Tidak bu...saya sedang suka sendirian....
BU MAR
Eh....sepertinya kamu tidak ikut pengembangan diri ya.....iya..ibu baru ingat.....mau saya kridit poin?
INDRI
Please...jangan ya bu...kemarin saya tiba-tiba sakit perut....

ZOOM IN
BU MAR
Alasan klasik.....sakitnya ndak gaul....saya lihat kamu murung beberapa hari ini...sebetulnya ada apa?
INDRI
Biasa bu...masalah remaja...
BU MAR
Gini untuk hilangkan suntuk bagaimana kamu ikut latihan disanggarku persiapan ke Jakarta...sekalian untuk hilangkan poin pelanggaran kamu mbolos pengembangan diri
INDRI
Tidak bu...Indri tidak akan menari lagi
BU MAR
Terus kamu mau ganti pengembangan diri......lalu festifal kesenian kabupaten bagaimana....?ibu boleh tahu kenapa kamu mengambil sikap seperti itu?
INDRI
Sebetulnya.....sebetulnya....( terdiam memandang Bu Mar) tapi ini rahasia ya bu jangan bilang Intan..
ECU. Bu Mar mengangguk
CUT TO:
MED. SHOT
INDRI
Saya tidak boleh menari lagi...saya suruh memilih menari apa putus..oleh pacar saya bu.....
BU MAR
Kata hati kamu bagaimana?
INDRI
Saya masih ingin menari, saya ingin menjadi lengger, saya ingin mengenalkan tarian lengger warisan seni tradisional kita...tapi....saya tidak mau berpisah dengan Panji...
DISSOLOVE TO:
10. Ext. SAMPING BELAKANG RUANG KELAS – Siang
IN FRAME. Gita terkejut mendengar percakapan Indri dengan Bu Mar.Gita berhenti berjalan mendengarkan dengan penuh konsentrasi di belakang kelas
CUT TO:
FADE IN
11. Int. RUMAH PANJI – Sore
MED. SHOT. Panji sedang duduk menonton TV di ruang keluarga.IN FRAME Gita masuk langsung melempar tas ke arah Panji. Panji reflek tas tidak mengenai kepalanya.
PANJI
Auh.......
Panji berdiri terus mengejar gita
DISSOLVE TO:
12. Int. KAMAR GITA – Sore
MED. SHOT.Gita mau menutup kamar.ZOOM IN dengan cepat Panji menahan dengan ujung kakinya ZOOM OUT.
PANJI
Aduh...dik..kakiku kejepit nih.....( Panji meringis kesakitan)
GITA ( O.S. )
Siapa suruh.......................!
PANJI
Aku mau masuk........dik....kaki mas sakit nih......!
GITA ( O.S.)
Aku mau ganti baju!
CUT TO:
MED. SHOT. Gita melepaskan tangannya dari pintu, Panji masuk ke kamar Gita
PANJI
Cuma sebentar......kamu kenapa sih...pulang masuk rumah bukanya salam malah melempar tas.....kenapa?
GITA
Mas terlalu.........menyebalkan......!
PANJI
Mang aku salah apa?
CLOUSE UP
GITA
Egois.....muna...muna...ndak usah pura-pura .....mas ngapain sama Indri....! mas melarang Indri menari !
PANJI ( O.S. )
Aku tidak melarang Indri menari, akau cuma tidak suka kalao Indri ikut grup calung jadi lengger.
GITA
Mas ndak punya hak melarang-larang anak orang, memang mas apanya? Bapaknya?
CLOUSE UP
PANJI
Aku tidak melarang.....aku cuma tidak suka.....
MED. SHOT
GITA
Tadi aku dengar sendiri....Indri ditanya Bu Mar kenapa ahir-ahir ini Indri tidak seperti biasanya malah jadi sering membolos....
PANJI
Terus....
GITA
Terus ?.....ya aku jadi tahu bila semua ini gara-gara mas.....mas mengancam Indri kan?
PANJI
Aku tidak pernah bilang begitu.
GITA
Buktinya...dan aku dengar sendiri......mas tahu akibat telepon mas itu? Indri stres karena bapaknya tahu bila mas melarang Indri menari lalu bapaknya melarang Indri berhubungan dengan mas......malah mau dijodohkan dengan Herman anak bos bapaknya dari Semarang.
PANJI
Ah,......kok jadi gini....
GITA
Sekarang aku tahu.......sepertinya mas ya yang menyuruh Ratno mengganggu latihan calung.....benar mas?
CLOSE UP. Panji diam salah tingkah
GITA (O.S. )
Nah...ketahuan pengecutnyakan..........kenapa mas?
PANJI
Karena aku mencintainya....karena aku takut kehilangan dia....
FULL SHOT
GITA
Egois......mas benar-benar egois dan tidak dewasa...tidak gantel.........cinta....itukah ekspresi cinta seorang Panji putra pak Camat...?
PANJI
Dik kok kamu marah gitu?
GITA
Ya jelas marah.....aku yang ngenalkan mas pada Indri....aku gak rela sahabat baiku jadi berantakan karena.......
ZOOM IN
PANJI
Ah....kenapa jadi begini....udah ah...( melangkah tapi ditahan Gita)
GITA
Kenapa....? karena mas anak camat jadi malu punya pacar penari lengger?
PANJI
Tidak begitu dik.......(panji mencoba tersenyum)
GITA
Apa malu sama teman-teman kuliah mas karena pacarnya cuma lengger buka anak dugeman?
PANJI
Ah...kok jadi nglantur si....
GITA
Mas mestinya Bangga……. masih ada anak muda yang mau meneruskan warisan kesenian kita
PANJI
Tidak....bukan itu masalahnya.....sebenarnya aku cuma.....
ZOOM OUT
Ibu Panji masuk
IBU GITA
Ada apa kok rame banget....kok tasmu di ruang TV Git?
GITA
Itu bu....mas Panji bikin kaco hidup Indri
IBU GITA
Kaco bagaimana?...kamu baru bertengkar sama Indri Nji?
PANJI
Tidak bu.....salah tafsir
GITA
Alah....ngeles...iya ding bu...mas melarang Indri menari....
IBU GITA
Benar begitu ? terus Indri bagaimana?
GITA
Ya jadi...stres...malah sampai suka bolos…..mas panji sok tuh bu mentang-mentang ...sampe memberi pilihan pada Indri pilih mas Panji apa pilih tari....
MED. LONG SHOT. Ibu Gita menggamit tangan Panji keluar dari kamar, ZOOM IN. Gita menghempaskan badanya di tempat tidur
IBU GITA ( O.S. )
Git kamu belum makankan? ada masakan kesukaanmu....
CUT TO:
FADE IN
13. Ext. JALAN DESA – Malam
FULL SHOT. Mobil Panji melintas di jalan kampung dekat rumah Indri. Indri membonceng sepeda Nano keluar dari gang rumah Indri ke arah balae dusun. ECU. Panji geram melihat Indri dan Nano. MED. LONG SHOT. mengikuti. Ketika mau menyalip ada tumpukan material di pinggir jalan. ZOOM IN mobil Panji hampir menyerempet sepeda Nano. ZOOM IN. Indri dan Nano jatuh.
CLOSE UP. Panji ketakutan SFX suara teriakan warga , FULL SHOT. Panji tancap gas. FADE OUT.
CUT TO:
14. Int. BALAE DUSUN – Malam
FULL SHOT. Indri dan Nano tiba di arena latihan. MED. LONG SHOT.Mad Hasim, Parno kendang dan penabuh calung sedang berlatih disaksikan warga .
CLUSE UP
INDRI
Pak Hasim saya minta maaf…..tidak ikut latihan
OVER THE SHOUDE
PARNO KENDANG
Wah ditunggu-tunggu kok cuma mau pamit…kena apa nduk?
CLUSE UP SHOT
INDRI
Sakit..ndak enak badan ….
MAD HASIM
Ya sudah....tidak apa-apa…..sebentar….sepertinya ada yang tidak beres….siku kamu kenapa?
INDRI
Jatuh....
MAD HASIM
Nano mana?.....No...Nano.....
INDRI
Itu pak sedang mencuci motor
MAD HASim
Berarti kalian tadi jatuh, kamu tidak apa-apa?
INDRI
Tidak...Cuma masih deg-degan tidak karuan jadi saya tidak ikut latihan saja ya....
MAD HASIM
Ya sudah kamu istirahan saja dulu sebentar .
Indri masuk ke ruang tengah
CUT TO :
15. Int. WARUNG KOPI – Sore
FULL SHOT. Ratno sedang bercerita dengan temannya,. IN FRAME. Ayah indri masuk warung membeli obat untuk Indri.
RATNO
Apa lukanya Inrdi waktu jatuh semalam serius pak?
AYAH INDRI
Tidak si, cuma lecet dan agak pusing katanya
TEMAN RATNO
Mobil yang menyerempet tidak tanggung jawab….perlu kita hajar ….memang siapa si No yang nyerempet?
RATNO
Dasar …..masa tidak tahu…kan Panji pacarnya Indri, sudah itu boro-boro menolong nengok aja tidak....

Ayah Indri keluar dari warung, MED. SHOT. Ratno menepuk bahu temannya dengan wajah yang gembira
RATNO
Kena pancingnya........tinggal selangkah lagi Indri akan menjadi milikku

TEMAN RATNO
Lha Gita bagaimana?
RATNO
Ndak usah mancing-mancing .....gita tu pacarnya Nano...warga baru itu.....eh....tahu tidak sebenarnya Panji itu cemburu sama Nano, ndak tahunya Nano ternyata pacar adiknya......
TEMAN RATNO
Seperti sinetron ya.........................................?
CUT TO :
16. Int. KANTIN SEKOLAH – Siang
IN FRAME. Gita menemui Nano yang sedang duduk dengan Indri. CLOUSE Gita wajahnya cemberut menghampiri Nano dan Indri yang sedang minum Es teh. Gita memperhatikan perban yang menempel pada siku Indri dan luka yang ada di pipi kiri Nano
MED. SHOT
NANO
Dari mana Git..........?
GITA
Aku yang mau tanya dari mana saja kalian berdua tidak nampak batang hidungnya
NANO
Minum es ya?.......bu…. tolong es tehnya satu lagi
GITA
Ih…kok gak dijawab …..boleh tahu kenapa pipimu….. trus kamu Ndri kok juga luka….mang baru pada kemana, jatuh dimana?
NANO
Ndak kemana-mana. Aku dirumah, tanya Indri.....
GITA
Ah....kalian berdua sudah kong kalikong...ya sudah mbok mengganggu saya pergi saja......
ZOOM IN. Gita bangkit dari duduk mau pergi, Indri memandang Nano ZOOM OUT.
INDRI
Git....dengar dulu........
OVER THE SHOUDER SHOT
GITA
Ndak.....makasih.
OVER THE SHOUDER SHOT
INDRI
Saya mau cerita juga kamu tidak mau mendengarkan?.....No..bilang No.....daripada jadi salah persepsi begini.
CLOSE UP
GITA
Oh...jadi benar kamu menyimpan rahasia.........? bagus.....simpan saja.
INDRI
Duduk dulu aku mau cerita.............apa kamu tidak dengar tentang keajdian malam minggu kemarin?
GITA
Tidak, aku tidur gasik....terus?
INDRI
Gini Git, kami malam minggu diserempet mobil Panji.
Gita terkejut



NANO
Sepertinya dia sangat benci padaku Git, jangankan menolong kami yang masuk selokan, menengok saja tidak......apa dia tahu kalao aku pacarmu?
GITA
Tidak mungkin....tidak mungkin.......aneh, kenapa dia ya....
Bel tanda masuk berbunyi...FULL SHOT. Gita, Panji dan Indri keluar dari kantin menuju kelasnya.
CUT TO :
17. Int. RUANG KELUARGA RUMAH PANJI – Siang
MED. LONG SHOT. Panji duduk menghadap TV. IN FRAME.Gita mendekati Panji
GITA
Mas....pengecut.........
PANJI
Ada apa lagi si......ndak tahu lagi pusing.....pingin lihat mas emosi apa?
GITA
Jujur mas....mengapa mas pengecut tabrak lari.......?
PANJI
Diam........jangan buat aku emosi........
Ibu Gita buru-buru masuk dari ruang belakang.
IBU GITA
Sebenarnya ada apa si...kakak adik sejak kemarin tengkar melulu.....
GITA
Itu bu..mas Panji ternyata habis menyerempet Nano dan Indri sampe masuk selokan .....dan kejamnya lagi tidak mau menolong malah kabur....
IBU GITA
Kenapa Nji...
PANJI
Panji cuma takut warga mengamuk terus merusak mobil, menghakimi saya bu.....tidak ada maksud apa-apa.
GITA
Kenapa menyerempet........?
PANJI
Aku sebenarnya mau kerumah Indri tetapi Indri sudah keluar berboncengan dengan Nano lalu aku kejar karena aku ingin minta maaf serta akan mengklarifikasi masalah dengan Indri,...
IBU GITA
Terus....
PANJI
Saat aku mau mendahului ternyata sebelah kanan bahu jalan ada timbunan pasir lalu saya banting setir ke kiri ternyata sepeda nano jatuh ke selokan.....makanya tidak ada sedikitpun lecet di mobilku.
FADE OUT. Ibu Gita, Panji dan Gita melanjutkan cerita
CUT TO :
18. Ixt. HALTE DEPAN SEKOLAH - Siang
FULL SHOT. Indri menunggu Bus mau ke rumah Bu Mar. ZOOM IN. Gita datang menghampiri.
GITA
Lho mau kemana Ndri?
INDRI
Eh...kebetulan Git .....tolong sampaikan pada ibuku kalau aku ndak pulang


GITA
Bawa tas besar segala....memang mau ke mana?
INDRI
Aku mau membayar kesalahanku mbolos ekstra.....mau latihan di tempat Bu Mar.....sekaligus membuang suntuk di rumah.
CLOSE UP
GITA
Karena Panji ya.....? kmarin aku dah diceritain ibu bila masku tidak melarangmu menari kok......eh...saya critain kamu jangan tertawa ya....( gita berbisik di telinga Indri )....masku ternyata cuma cemburu pada Nano....
Indri terkejut...lalu tersenyum....gita tertawa berderai-derai
INDRI
Syukurlah.....aku cuma lagi sebel di rumah...bapaku terus-terusan memaksa agar aku sama Herman anak bos bapakku di Semarang.........bapak tambah tidak suka sama Panji karena peristiwa kecelakaan itu......itulah Git....aku juga tidak bisa mengerti kenapa Panji bisa sejahat itu.....Oh iya Git...tolong jangan bilang ke siapa-siapa selain ke ibuku kalau aku di tempat Bu Mar.
GITA
Okey....beres.....aku duluan ya.....tuh yang dicemburuin Masku dah nunggu.......
FADE OUT. Gita menyeberang jalan lalu pulang membonceng Nano.
19. Int. DAPUR RUMAH INDRI – Sore
FULL SHOT. Ibu Indri sedang didapur membuat kopi, IN FRAME Gita masuk bicara dengan ibu Indri.
20. Int. RUANG KELUARGA RUMAH INDRI – Menjelang Magrib
MED. LONG SHOT. Ibu Indri sedang melihat TV, IN FRAME. ayah Indri baru pulang menanyakan Indri
AYAH INDRI
Ke mana Indri......?apa selama saya tidak dirumah dia selalu pulang telat begini?
IBU INDRI
Duduk dulu yah...ayah kan baru pulang...istirahat dulu...nanti ibu jelaskan.
AYAH INDRI
Ah...sudah aku sudah tahu....anak kita sedang di rumah anak Camat yang sok itu kan.......?
IN FRAME. Ayah Indri langsung berdiri lalu keluar
CUT TO:
21. Ext. JALAN KAMPUNG – Malam
FULL SHOT. Ayah Indri naik ojek
DISOLVE TO :
22. Ext. TERAS RUMAH PANJI – Malam
MED. LONG SHOT. Ayah Indri mengetuk pintu rumah Panji. Pintu dibuka, Ayah Panji mempersilahkan tamunya masuk.
ZOOM IN
AYAH PANJI
Mari...silahkan masuk....
AYAH INDRI
Cukup pak,cukup di sini saja, saya cuma mau mencari anak saya ... Indri..
AYAH PANJI
Oh...jadi .....bapaknya Indri.....mungkin Panji anak saya tahu...mari masuk saja pak biar saya panggilkan anak saya....
CUT TO:
23. Int. RUANG TAMU RUMAH PANJI – Malam
FULL SHOT. Panji keluar dari tuang tengah bertemu dengan ayah Indri di ruang tamu. Panji mempersilahkan duduk.
AYAH PANJI
Silahkan pak dengan anak saya mungkin tahu...maaf saya tinggal... mau ke Pendopo Kabupaten....oh ya Nji...tukang ojek yang ngantar bapaknya Indri suruh pulang saja nanti kan bisa pulang bareng kamu sekalian jemput adikmu di rumah pak Hasim....mari pak saya tinggal dulu....
AUT FRAME. Ayah Panji menuju ke ruang dalam. Panji mengikuti dengan pandangan mata.
CLOUSE UP
AYAH INDRI
( bicara sendiri dalam hati )
Tak seperti yang aku bayangkan....ternyata keluarga Panji tidak ningrat ...dan Panji tidak angkuh seperti cerita Ratno.....
CUT TO :
FULL SHOT. Ibu Panji masuk mengejutkan lamunan Ayah Indri
IBU PANJI
Menyodorkan tangan bersalaman
Sudah lama pak...? maaf...... memang sudah berapa hari Indri tidak pulang?
AYAH INDRI
Sejak kamis......saya kira Panji tahu....makanya saya cari ke sini....
FADE OUT. Perbincangan diruang tamu rumah Panji
CUT TO :
24. Ext. DEPAN RUMAH INDRI – Malam
FULL SHOT. Panji menghentikan mobilnya di halaman rumah Indri, kemudian keluar dari mobil berjalan beriringan dengan ayah Indri menuju ke rumah. Ayah Indri masuk ke dalam rumah, Ibu Indri keluar dari pintu depan
IBU INDRI
Ibu tahu dimana Indri nak.............tadi mau bilang sama bapak tapi dia keburu mencari ke tempat nak Panji...Indri perginya pamit kok...lewat Gita....jadi sudah tiga hari...sejak hari Kamis Indri latihan di tempat guru tarinya...
PANJI
Terimakasih bu...saya jemput Gita dulu, besok saya jemput Indri
IBU INDRI
Ya...menurutku juga baiknya seperti itu.....ibu tau kalian sedang ada masalah....selesaikan dengan baik....
CUT TO :
FADE IN
Suasana malam di kampung, warga berjalan menuju rumah Mad Hasim.
25. Int. RUMAH MAD HASIM – Malam
FULL SHOT. Beberapa penabuh calung sedang berlatih, ZOOM IN. Panji melihat kemesraan Adiknya dengan Nano. CLOUSE UP. Gita sedang dilatih menabuh calung oleh Nano.
CUT TO :
FADE IN
Langit sore yang cerah. FADE OUT
DISOLVE TO :
26. Int. SANGGAR TARI BU MAR. – Sore
FULL SHOT. Panji duduk di teras menghadap bu Mar. Di samping bu Mar Indri dengan pakean latian tari yang basah oleh keringat. IN FRAME. Bu Mar masuk ke rumah.
ZOOM IN
PANJI
Yang, aku minta maaf......
INDRI
Udah....aku ndak apa-apa kok....Gita sudah ceritakan semuanya.....
PANJI
Hari ini latihan terakhir calung, aku disuruh bapakmu jemput kamu
Indri terkejut senang
INDRI
Bapakku..? mas disuruh bapakku....?
PANJI
Ndak percaya....? kmarin mas sudah banyak cerita sama bapakmu waktu cari yayang ke rumahku mas yang antar pulang. Sepanjang perjalanan kami saling bercerita......bapakmu asik juga orangnya ya...
INDRI
Ya...gitu lah...kadang.....eh...bukanya pentas festifal Kabupaten tiga hari lagi, gimana ya..hari ini rencana latihan gerak akhir
IN FRAME. Bu Mar keluar sambil membawa minuman
BU MAR
Ndak apa-apa Ndri...kamu pulang saja latihan untuk festifal, toh kita masih banyak waktu. Pentas Taman Mini masih dua bulan lagi
FADE OUT. Perbincangan di teras sanggar bu Mar.
DISOLVE TO :
27. Ex. JALAN KAMPUNG – Sore
MED. LONG SHOT. Panji dan indri melintasi jalan melewati kebun melati menuju kampung Indri.
DISOLVE TO :
28. Ext. RUMAH INDRI – Sore
IN FRAME. Mobil Panji memasuki halaman rumah Indri. ZOOM IN. Indri beriringan dengan Panji masuk rumah.
CUT TO :
FADE IN
Suasana malam di kampung, orang-orang berdatangan ke balai dusun
DISOLVE TO :
29. Int. BALE DUSUN – malam
FULL SHOT. Bale dusun penuh oleh penonton latihan calung. Mad Hasim sibuk mengatur persiapan tabuhan. Parno Kendang dan teman teman penabuh membunyikan alat musik calung Banyumasan. ZOOM IN Ayah Panji duduk di kursi tamu kehormatan berbincang dengan perangkat desa.
CUT TO :
30. Ext. HALAMAN BALE DUSUN - Malam
MED. LONG SHOT. Panji membuka pintu mobil. Indri berpakean lengger keluar dari mobil . Panji menggandeng Indri masuk Bale dusun. ZOOM IN orang-orang berdecak gembira melihat Indri datang.
DISOLVE TO :
31. Int. ARENA PENTAS – Malam
FULL SHOT. Suasana pentas calung. Clouse up wajah Iandri tersenyum menatap Panji.